MEPAGO.CO

Terpercaya dan Selalu Ada Dihati

banner 728x100

Cabor Harus Koordinasi Dengan KONI dan Puslatprov Papua

Cabor Harus Koordinasi Dengan KONI dan Puslatprov Papua
Sekretaris Umum Koni Papua, Kenius Kogoya bersama Pjs Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Papua, Nasrullah Umar secara simbolis menunjukan kartu peserta BPJS atlet diruang rapat KONI Papua, Senin 17-2-2020. (FT : Robin Sinambela)
Soal Penambahan Jumlah Atlet, Pelatih Dan Official

MEPAGO. CO. JAYAPURA-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI ) Papua akan mempertimbangkan rencana penambahan dari cabang olahraga jumlah atlet,pelatih dan official pada PON Papua tahun 2021 mendatang.

“Jadi pada prinsipnya cabor tidak bisa putuskan sendiri. Penambahan atau pengurangan jumlah atlet, pelatih dan official dimasing-masing cabor PON, harus  kordinasinya kepada KONI Papua sebagai induk organisasi olahraga dan Pusat Pembinaan dan Pelatihan Provinsi (Puslatprov) Papua.

Dikatakannya, apabila dari Cabang Olahraga (Cabor), mereka memutuskan sendiri,maka pihaknya tidak bertanggungjawab dan tidak akan memfasilitasinya.

“Semua harus melalui Surat Keputusan (SK) dari KONI Papua. Boleh diusulkan dari masing-masing cabang olahraga terkait dengan tambahan atau pengurangi atlet,pelatih dan official,tetapi ynag memutuskan itu adalah KONI,”ujar Kenius kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin.

Menurut Kenius, ada sejumlah syarat-syarat terlebih dahulu yang dipenuhi dan dilihat oleh KONI dan Puslatprov. Misalkan, pelatih atau atlet yang ditambah atau diusulkan itu punya kemampun atau prestasi lebih.

“Kalau mereka tidak punya kemampuan yang berlebihan otomatis kita akan tolak.Oleh karena itu kita ingatkan kepada semua cabor untuk tetap fokus pada persiapan atletnya dulu menuju ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun 2021,”tambah Kenius.(***).

Editor : Robin Sinambela

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan