MEPAGO.CO

Terpercaya dan Selalu Ada Dihati

banner 728x100

KEJURNAS Balige, Gateball Papua Siapkan 23 Pemain

KEJURNAS Balige, Gateball Papua Siapkan 23 Pemain
Menajer Gateball Papua, Saudara Hutabalian ketika mengawasi atlet saat uji coba lapangan di Gorontalo. (FT : SOK)

MEPAGO.co.JAYAPURA- Meski Cabang Olahraga (Cabor) Gateball tidak ikut dipertandingkan pada PON XX Tahun 2020 Papua, tetapi Tim-tim Gatebal dari 34 provinsi di Indonesia kini focus menyiapkan Tim untuk berlaga di Pra PON dan Kejurnas tanggal 29 Okotober sampe 5 November 2019 di Balige, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara.

Seperti yang disampaikan Menajer Gateball Provinsi Papua, Drs. Saudara Hutabalian, lewat WA- nya ke media MEPAGO.co, kemarin, Tim Gateball Papua akan bertolak ke Medan tanggal 27 Oktober 2019.  Tim dibawah pimpinan menajer yakni dirinya, pelatih Andi Suardi, asisten pelatih Samsul Bachri, S,Kom dan Nurhayati Kaway, SE. ‘’Tim kami terdiri dari 23 orang diantaranya atlet perempuan 6 orang, atlet pria 17 orang ditambah 1 menajer, 1 pelatih. 2 asisten pelatih dan 2 official,’’ terangnya.

Lanjut Saudara, untuk menghadapi Pra PON dan Kejurnas di Balige, pihaknya kini menambah jam latihan atlet di lapangan Gateball BPPJN XVIII, Tanah Hitam. ‘’Memang kita secara rutin setiap hari latihan dibawah pengawasan langsung oleh pelatih dan asisten pelatih di lapangan Gateball Tanah hitam. Namun 3 bulan menjelang  Pra PON dan Kejurnas di Balige, waktu latihan kita tambah lagi dari pukul 15.00 Wip hingga pukul 19.00 WIP. Artinya, dari 3 jam menjadi 4 jam. Bahkan bisa lebih dari 5 jam. Apalagi kalau malam Sabtu dan malam Minggu, bisa waktu sampai pukul 21.00 WIP.’’ ujar Saudara.

TAKTIK DAN STRATEGI

Pelatih Gateball Papua, Andi Suardi mengatakan saat ini tim telah terbentuk. Dari hasil latihan kurang lebih satu tahun TC berjalan telah ditetapkan sekitar 23 atlet Gateball dari berbagai kabupaten.”Kami akan mengirim total 23 atlet yang terdiri dari, 6 perempuan dan 17 laki-laki,” kata Andi saat dihubungi MEPAGO.co, kemarin

Saat ini latihan terus dilakukan, khususnya latihan tentang taktik dan strategi, serta akurasi pukulan dan pemahaman karakter antar pemain. Pemahaman karakter maksudnya, antar pemain harus dan wajib tahu kelebihan dan kekurangan dari kawan satu tim yang diajak. Kami latihan Senin sampe Sabtu,” jelasnya seraya menambahkan bahwa selain latihan tersebut, para atlet juga dilatih atau diasah mental bertandingnya agar siap menghadapi pertandingan nanti. Beban kita berat, apalagi kita sebagai juara di berbagai Kejurnas di Indonesia.

12 LAPANGAN

Bupati Toba Samosir, Ir. Darwin Siagian, MM, mengapresiasi kepercayaan PB Pergatsi Pusat kepada Pemkab Toba Samosir sebagai tuan rumah Pra PON dan Kejurnas tanggal 29 Okotober hingga 5 November 2019. Untuk itu, Pemkab Tobasa akan menyiapkan sebanyak 12 lapangan. “Kami siap menyediakan lapangan di kompleks perkantoran Bupati Tobasa di Jalan Sutomo Pagarbatu Balige. Pastinya Pemkab Tobasa siap untuk mendukung pelaksanaan Pra-PON, termasuk untuk menyiapkan lapangan pertandingan ,” kata Bupati yang dikutip dari IDN TIMES SUMUT.

Pemkab Tobasa pun berjanji akan mempersiapkan sebaik mungkin penyelenggaraan Pra-PON dan Kejurnas ini. Pihaknya menilai Pra-PON sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan pariwisata yang ada di kawasan Danau Toba. “Pelaksanaan Pra-PON rencananya berlangsung selama 3 hari. Diperkirakan para atlet datang dari seluruh Indonesia, termasuk klub-klub di dari provinsi dengan jumlah peserta hampir mencapai 1000 orang,” kata Bupati.(*****)

Editor : Robin Sinambela

Atlet Gateball Papua ketika latihan di lapangan gateball, Tanah Hitam, Senin (21/10). (FT : IST)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan