Sampah Masyarakat Mengganggu Aktivitas Latihan Atlet Layar

Sampah berserakan di tempat latihan Atlet berlayar pantai Hamadi, Senin. 14 September 2020. (FT : Robin Sinambela}
MEPAGO.CO. JAYAPURA- Ketua harian Porlasi provinsi Papua, Letkol Laut, Djoko Pambudi sangat menyayangkan kondisi sampah yang berhamburan di pantai Hamadi.
Hal itu disampaikan Djoko Pambudi ketiak berbincang-bincang dengan redaksi MEPAGO.Co saat memantau atlet Layar latihan di pantai Hamadi, Senin 14 September 2020. ‘’Jujur sampah ini sangat mengganggu atlet layar Papua latihan di pantai,’’ kata Djoko.
Apalagi kata Djoko, saat hujan turun lebat. Sampah menumpuk disepanjang pinggir pantai Hamadi. Hal ini terjadi bukan hanya kali ini saja, tetapi sudah bertahun-tahun.
Konon lagi tambahnya, pascah hujan turun, dengan terpaksa atlet layar bersama, official, pelatih dan assisten pelatih turun bersama-sama membersihkan sampah dipinggir pantai. ‘’Kami membersihkan sampah, bukan sakali dua kali, tetapi kami sering membersihkan sampah. Apalagi dimusim hujan. Sampah ini sangat mengganggu aktivitas latihan atlet,’’ tukasnya.
Sampah ini kata Djoko akibat ulah masyarakat yang membuang sampah sembarangan, khususnya dari sekitaran pasar Hamadi. “Saya melihat kesadaran warga kita untuk membuang sampah masih-masih sangat jauh dari yang diharapkan. Masyarakat seenaknya membuang sampah ke laut, bukan membuang sampah pada tempatnya,” tandasnya.
Pada hal ujar dia,  pantai Hamadi adalah venue layar di PON XX Tahun 2021. ‘ Jadi saya mengajak masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Jangan membuang sampah ke laut. Kan sayang laut kita begitu indah, tetapi yang merusak warga sendiri,’’ katanya. (***)
Editor : Robin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *