SEKUM KONI : Jangan Benturkan KONI Dengan Publik

oleh -547 views
Kenius Kogoya didampingi wasek II, Rahmad Marimbun dan Ketua Binpres KONI, Fredrick Sokoy saat jumpa pers diruang kerja Sekum KONI, Rabu 28 April 2021. (FT : Robin Sinambela)

KENIUS KOGOYA Minta Menajemen Persipura Harus Datang dan Sampaikan Dengan Baik, Bukan Melalui Surat

MEPAGO.CO. JAYAPURA- Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengklarifikasi terkait surat balasan KONI provinsi Papua yang ditujukan kepada ketua umum klub Persipura  yang kini beredar ramai di media social maupun di media on-line yang terkesan menyudutkan KONI Provinsi Papua.

‘’Perlu diketahui dan diingat ada iven besar digelar di Papua. Iven ini tidak akan pernah terulang kembali di Papua. Nah, semua masyarakat Papua, tanpa kecuali KONI mengharapkan semua anak-anak Papua yang kini tengah fokus berlatih dapat mempersiapkan diri dengan baik dan berprestasi di PON XX tahun 2021 Papua,’’ kata Kenius Kogoya menjawab wartawan diruang kerjanya, Rabu 28 April 2021.

Kenius didampingi wasek II, Rahmad Marimbun dan Ketua Binpres KONI, Fredrick Sokoy menyebutkan PON adalah iven bergengsi di republic ini. Untuk itu, PON tidak bisa dipandang sebelah mata. ‘’Sebagai tuan rumah kita sangat serius mempersiapkan atlet dengan berlatih sungguh-sungguh di Stadion Mandala dok V,’’ tandasnya.

Dikatakannya, atlet-atlet yang saat ini tengah mengikuti pelatihan terpusat dipersiapkan bukan hanya untuk PON hari ini, tapi mereka dipersiapkan untuk masa depan mereka sendiri. Artinya, jika mereka berprestasi, mereka nantinya bisa mengikuti iven-iven bergengsi lainya, seperti PON, Sea Games, Asian Games, bahkan juga Olimpiade. ‘’Bagian ini yang harus dimengerti oleh semua pihak, pembinaan yang kita lakukan hari ini, itu untuk masa depan generasi Papua,’’ imbuhnya.

Oleh karena itu, tegasnya, jika ada kepentingan Persipura dengan KONI dan Pemerintah. ‘’Gak boleh dong dibenturkan kepada public. Menajemen Persipura harus datang dong  bicara kepada kita, tidak boleh hanya lewat surat biasa. Datang bicara baik-baik dan jelaskan bahwa AFC akan menggelar beberapa kali pertandingan di Stadion Mandala. Ini harus disampaikan secara tertulis. Nah, hal ini sama sekali tidak disampaikan kepada kami,’’ ungkap Kenius.

Dikatakan, apapun alasannya jika Persipura menggunakan Stadion Mandala saat ini, pasti akan mengganggu atlet PON Papua berlatih. Disamping itu, dirinya juga meminta agar menajemen Persipura terbuka, menajemen jangan tertutup. Lantaran tim Persipura adalah kebanggan masyarakat Papua. Persipura bukan hanya kebanggan warga kota Jayapura, tetapi Persipura kini sudah menjadi icon Papua.

Disamping itu, dia juga mengingatkan sebagai tim profesional, Persipura harus selalu membangun komunikasi yang baik dengan KONI dan Pemerintah. ‘’Jadi tidak boleh lagi terjadi kesalahan yang sama. Jangan membenturkan kepentingan Persipura dengan KONI dengan Pemerintah. Kita semua mempunya frinsip yang sama mendukung dan memberikan sport. Bagaimana agar tim Persipura bisa sukses pada iven-iven Nasional maupun Internasional,’’ katanya.

‘’Jadi sesama anak negeri, marilah kita duduk bicara secara terbuka. Mari sampaikan kepada kami jadwal pertandingan AFC. Kita juga ingin melihat jadwal pertandingan kapan saja dilaksanakan. Kita perlu lihat, apakah nanti mengganggu aktipitas latihan atlet kita atau tidak di Mandala. Ini kan harus kita komunikasikan. Jadi kalau mereka kemarin menyampaikan secara tertulis. Ya, jelas kami jawab surat mereka secara tertulis juga dong,’’ paparnya.

Lebih lanjut Kenius mengatakan bahwa  tidak ada niat KONI Papua untuk menghalangi-halangi Persipura bertanding di Stadion Mandala.’’ Kita juga hanya mengharapkan adanya komunikasi antara Persipura dan KONI Papua,’’ imbuhnya. (***)

Editor : Robin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *