Sanggar ACIS Undang Ustad M. Naimudin AL Arfath, SHI Untuk Tausiyah Saat Berbuka Puasa

oleh -272 views
Suasana berbuka puasa yang digelar sanggar ACIS bersama para member ACIS dan ibu-ibu Mualaf saat mendengar Tausiyah dari Ustad Arfath

MEPAGO.CO, YAPEN – Bulan suci ramadan menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu umat muslim. Selain berusaha untuk memperbanyak amalan ibadah dan beramal baik, menjaga asupan makan di kala puasa sangat penting diperhatikan.

Realitanya, menjaga tubuh tetap bugar saat puasa tentu tidak mudah, terlebih bagi kita yang tidak terbiasa berpuasa. Sebab, terjadi perubahan pola makan yang drastis yaitu tidak makan dan minum selama 12 jam sehingga butuh adaptasi bagi tubuh untuk bisa menyesuaikan dengan aturan makan saat berpuasa.

Sanggar ACIS yang dinakhodai Jumaisa Ruma, SE menggelar buka bersama dengan para member ACIS, ibu-ibu Muallaf Kulyatul Muhtadil Muhajirin dan para tamu undangan lainnya di sasana sanggar di jalan KPR. Pemberi tausiyah saat berbuka puasa, Jumaisa langsung mengundang Ustad Muhammad Naimudin AL Arfath, SHI, yang berlangsung pekan lalu.

Sekitar 15 menit sebelum berbuka puasa, Ustad Arfath dalam tausiyahnya mengatakan bahwa menjalankan sholat sama halnya dengan senam. Melaksanakan Sholat hendaklah timbul karena didasari niat, begitu juga dengan senam harus datang karena dengan niat.

Sehingga, umat Muslim jangan pernah malas saat menunaikan shalat dan semuanya itu harus timbul akibat didasari niat. “Insya Allah, bernilai ibadah kalau dibarengi dengan niat,” ucapnya.

Memulai, apalagi itu baru pertama kali kita tekuni atau lakukan, diakuinya, rasanya berat. Tetapi seminggu hingga sebulan setelah kita tekuni dan didasari karena niat, maka rasa malas itu, akan hilang seiring waktu berjalan. “Kalau dilakukan terus menerus lama-lama akan terbiasa dan apabila sehari saja kita tidak melakukannya, kayaknya kita rugi kalau gak datang. Sama halnya dengan sholat, apabila kita sudah terbiasa melaksanakannya, maka sehari saja kita tidak sholat, kita akan rugi,” pintahnya.

Pada kesempatan itu, ia mengajak peserta berbuka puasa, dalam menjalani hidup harus perbanyak berdoa dan wajib lakukan shalat 5 waktu.

“Insya Allah, melalui senam akan bernilai ibadahnya menuju sehat jasmani serta di imbangi rohani,” terang Ustad Arfath seraya menyarankan sanggar ACIS tidak hanya menggelar tausiah bersamaan pada bulan suci Ramadhani, tetapi bisa juga dilakukan sebulan sekali agar tercapai sehat jasmani dan rohani.

Sementara itu, Jumaisa Ruma, SE pemilik sanggar ACIS sangat memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh member senam ACIS, ibu-ibu Muallaf Kulyatul Muhtadil Muhajirin dan para tamu undangan, teristimewa kepada Ustad Muhammad Naimudin AL Arfath, SHI, yang sudah memberikan tausiyah saat berbuka puasa bersama. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *