MEPAGO.CO

Terpercaya dan Selalu Ada Dihati

banner 728x100

Aloysius Giay Ancam Pecat Dokter yang Kerjanya Tidak Becus

Aloysius Giay Ancam Pecat Dokter yang Kerjanya Tidak Becus
Aloysius Giay ketika bincang-bincang dengan pasien di RSUD Dok II Jayapura, (FT : Dok)

MEPAGO.CO. JAYAPURA-Setelah Aloysius Giay resmi dilantik sebagai Direktur Utama (RSUD) Jayapura bersama 27 Organisasi Perangkat Daerah lainnya di Gedung Negara, Kamis 23 Januari 2020. Aloysius yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan  Provinsi Papua ini memiliki berja berat untuk memperbaiki citra dan pelayanan Rumah Sakit ‘plat merah’ tersebut.

Sebagai Dirut yang baru dilantik, Aloysius Giay usai dilantik kepada wartawan mengancam bakal memecat dokter-dokter ASN yang tidak bekerja maksimal. Sebab kata dia,  dari penelusurannya, ada sejumlah oknum dokter yang kerap berdinas tak sesuai jam kerja di RSUD Jayapura. Bahkan tak sedikit diantaranya, lebih banyak menangani pasien di rumah sakit lain.   “Kalau anda (dokter) ASN kita pecat, jika tidak bekerja dengan baik di RSUD Dok II Jayapura. Saya sudah non aktifkan empat orang (dokter) untuk sementara,” tegas Aloysius Giay seperti dikutip dari papua.co.id.

Setelah menjabat sebagai Direktur RSUD Jayapura yang defenitif, Aloysius Giyai mengaku bakal menertibkan tenaga dokter spesialis. Ia tak ingin para dokter spesialis lebih banyak di rumah sakit swasta.  Padahal terdaftar sebagai dokter spesialis ASN atau sedang berdinas RSUD Jayapura. 

Tak sampai disitu saja, iapun mengklaim telah memberhentikan 45 orang satpan rumah sakit yang dianggap kinerjanya tidak bagus. Dengan demikian, mereka nantinya akan digantikan dengan pihak-pihak yang sementara mengikuti seleksi di Polda Papua. “Intinya kita ingin sistem pelayanan di RSUD Jayapura semakin baik. Sehingga masyarakat yang datang berobat benar-benar terlayani secara maksimal,” katanya.

Pada kesempatan itu, Aloysius menyatakan bakal kembali melakukan seleksi terhadap 327 orang tenaga honorer yang selama ini telah bekerja di rumah sakit ‘plat merah’ daerah tersebut. Dengan demikian, bagi mereka yang tidak produktif dan kinerjanya diragukan atau tak sesuai kompetensi, bakal dieliminasi. (***)

Editor : Robin Sinambela

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan