Pasar Aroro Banjir Tomat dan Cabe Keriting

 36 total views

MEPAGO.CO, SERUI – Pusat pasar Aroro Iroro kini dibanjiri buah Tomat, Cabe Keriting serta berbagai jenis sayur lainnya. Harga tomat perkilo rata-rata Rp. 20.000 sedangkan cabe keriting per kilo Rp. 55.000. Ketika transportasi laut sempat tidak dibuka, harga sayur dan rempah melejit naik. Namun demikian, seiring dibukanya akses moda transportasi laut, di tengah Pandemi, harga sayur dan rempah-rempah ini sudah terjangkau atau menurun dan para konsumen tidak mengeluh lagi akibat naiknya harga barang. Demikian diutarakan Niko Nupapaty seorang pedagang Orang Asli Papua (OAP) kepada MEPAGO.CO, disela-sela melihat berbagai sayur dan rempah.
“Saya berterima kasih kepada pak Purnomo, sebagai anggota dewan ia memberikan hatinya untuk memasukkan berbagai jenis sayuran dan rempah-rempah untuk kabupaten kepulauan Yapen dan kabupaten Waropen,” katanya, seraya mengakui bahwa tomat dan berbagai jenis sayur dan rempah lainnya kini banjir di pasar Aroro Iroro.
Harga sayur dan rempah-rempah lainnya di pusat pasar saat ini, ucap Niko, sudah terjangkau oleh konsumen. Para pengecer tidak melambungkan harga untuk semua jenis barang yang dijual. “Mewakili pedagang saya berterima kasih kepada Pemkab Kepulauan Yapen yang sudah membuka kembali moda transportasi laut, sehingga kebutuhan barang yaitu sayur dan berbagai jenis rempah-rempah sudah aman dan terjangkau di Yapen,” ujarnya lagi.
Sebagai pedagang OAP, ia mengakui untuk memajukan dagangannya, begitu ia rindukan. Misalnya mesin pendingin sayur dan buah sudah sekian lama ia rindukan, tetapi sampai sekarang belum terwujud. Seiring itulah, ia berharap Pemkab setempat melalui instansi teknis yaitu Disperindagkop agar memperhatikan pedagang OAP yang murni menggeluti sebagai pedagang. “Saya optimis, apabila mesin pendingin sayur dan buah sudah ada, saya bisa mengembangkan dagangan saya,” akunya.
Khusus putra daerah, apabila pemerintah memberikan bantuan segar, ia mengakui dirinya akan lebih berdaya untuk mengembangkan dagangannya. (***)
Penulis: Nato Siahaan
Editor: Jery

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *