Prajurit Kodim 1709/Yawa Menerima Suntikan Dosis Kedua Vaksin

Suasana prajurit Kodim 1709/Yawa saat menerima suntikan dosis kedua Vaksinasi Covid-19 di aula setempat, Jumat (16/04/2021). (Foto: Ist)

MEPAGO.CO, SERUI – Setelah 28 hari yang lalu menerima suntikan dosis pertama Vaksinasi Covid-19, kembali ratusan Prajurit TNI yang terdiri dari Personel TNI dan PNS Kodim 1709/Yawa serta prajurit Kompi Senapan E Yonif RK 753/AVT menerima suntikan dosis kedua Vaksinasi Covid-19 di Aula Jend. Sudirman Kodim 1709/Yawa Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumat (16/04/2021).

Serma Saidi Kapolkes 17.09.05 Serui melalui siaran pers Penerangan Kodim 1709/Yawa ke meja Redaksi Mepago.Co mengatakan bahwa kegiatan ini direncanakan dilakukan selama 2 hari dan bila waktunya masih kurang akan dilanjutkan dihari berikutnya.

“Hari pertama, kegiatan pemberian suntikan dosis kedua vaksinasi kepada personel TNI yang beragama Kristen dan Hindu, sedangkan prajurit Kodim yang Musli pemberian suntikan vaksinasi akan diberikan malam hari setelah berbuka puasa,” katanya.

Kegiatan suntikan dosis kedua Vaksin Covid-19, langsung di pantau Komandan Kodim 1709/Yawa, Letkol Inf Leon Pangaribuan, S.H. “Setelah menjalani vaksinasi dosis kedua, saya harapkan seluruh Prajurit TNI Kodim 1709/Yawa dan Kompi Senapan E dapat lebih maksimal dalam menjalani tugas-tugasnya dilapangan, khususnya para babinsa yang setiap harinya bertugas diwilayah binaannya masing-masing dan berhadapan langsung dengan masyarakat binaannya,” pintahnya.

Melalui suntikan dosis kedua vaksinasi Covid-19, lanjut Dandim, para babinsa akan lebih aktif lagi untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada seluruh warga binaannya, bahwa vaksinasi covid-19 ini sangat aman dan tidak berbahaya bagi kita semua, sehingga saat tiba waktunya pemberian vaksinasi kepada seluruh masyarakat, mereka tidak takut dan tak ragu-ragu lagi untuk menerima suntikan Vaksinasi Covid-19, sehingga dapat menekan angka penyebaran Virus Covid-19 diwilayah ini.

Sementara itu, Danramil 1709-04/Yapbar Kapten Inf Yermias Ayomi usai menerima suntikan dosis kedua Vaksin membeberkan bahwa dirinya setelah menerima suntikan vaksinasi dan menjalani observasi selama 30 menit, ia tak merasakan efek samping apapun.

Oleh karena itu, dirinya menyimpulkan bahwa vaksin ini aman dan tidak berbahaya, dan sesuai dengan perintah dari komando atas, kami bersama para babinsa akan segera memberikan pemahaman dan penjelasan kepada seluruh warga binaan kami di Distrik Yapen Barat, bahwa vaksin ini aman bagi siapapun, sehingga dapat mencegah penularan virus covid-19. (***)

 

Editor: Jery Sinambela

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *