MEPAGO.CO

Terpercaya dan Selalu Ada Dihati

banner 728x100

TMMD Ke-108, Kodim Kerahkan 105 Personil

TMMD Ke-108, Kodim Kerahkan 105 Personil
Berpose bersama Bupati Yapen Tonny Tesar, S.Sos didampingi Wabup Frans Sanadi, Ketua DPRD Yohannis, Kapolres Barus, Dandim Pangaribuan, Ketua Pengadilan Patiran, Sekda Nussy dan para anggota DPRD usai pembukaan TMMD ke-108. (FT : Nato)

MEPAGO.CO, SERUI – Guna mengejar target selama 1 bulan pembangunan 13 unit rumah penduduk ukuran 7×8 meter di Kampung Natabui Distrik Yapen Barat, Kodim 1709/Yawa mengerahkan 105 personil. Hal itu diungkapkan Dandim 1709/Yawa, Letkol. Inf Leon Pangaribuan, SH pada pembukaan TMMD ke-108 di halaman kantor bupati jalan Irian Serui, Selasa (30/06/20) pagi.

“Anggota Kodim 1709 Yapen Waropen 65 orang, Kompi Yonif 753 raider 35 orang, angkatan laut 3 orang, angkatan udara 2 orang,” katanya, seraya menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam kegiatan setiap hari, sudah di bagi 8 kelompok,masing-masing kelompok bertanggung jawab kepada rumah yang akan mereka tempati.

“Seluruh personil siap membantu dan mendukung seluruh kelompok masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh Pangaribuan mengatakan selain pembangunan fisik, ada sasaran non fisik dan mental spiritual penyuluhan agama. Kemudian bidang pemberdayaan masyarakat terbagi 7 bersifat penyuluhan mulai penyuluhan KB kesehatan dan pengobatan massal, peternakan, pertanian, pariwisata, administrasi Kampung, kehutanan dan penanggulangan bencana alam.

“Semua kegiatan non fisik kita bekerjasama dengan dinas terkait yang ada di pemerintahan kabupaten Kepulauan Yapen, bidang kesadaran bernegara pameran foto pembangunan TMMD karya bakti dan komunikasi sosial kemudian pemutaran film yang bersifat edukasi perjuangan, pembangunan bidang kesadaran bela negara, penghijauan atau penanaman pohon, pembinaan olahraga serta pelatihan siskamling atau prakarsa,” ujarnya lagi.

Meskipun TMMD ke-108, memiliki banyak kendala, saat pendistribusian barang-barang, namun semangat tidak pernah kendor untuk membawa barang-barang ke lokasi pekerjaan. Harus membawa barang bangunan ke lokasi berjalan kaki, saat hujan tanah berlumpur harus kita lalui. Namun demikian, ia mengucapkan terima kasih kepada pimpinan daerah dalam hal ini pak bupati dan jajarannya, karena kerja cepatnya untuk memperbaiki jalan yang putus. “Terus terang, saat jembatan putus sangat menyita waktu kami saat mendistribusikan barang-barang, langkah cepat pemerintah dalam memperbaiki jembatan yang putus, saya mengucapkan banyak terima kasih,” ringkasnya. (***)

Penulis: Nato Siahaan.
Editor: Jerry

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan