Zakues Wakum: Tidak Berhenti Berjuang Buat Angkat Berat Papua

MEPAGO,CO. JAYAPURA – Meskipun medali emas belum diraih para lifter kontingen tuan rumah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX  Papua namun ketangguhan dan kekuatan para lufter angkat berat sudah di pertaruhkan. Alhasil, perolehan medali di cabang angkat berat putra/putri,. Papua miliki rating kelima, meraih 2 perak dan 2 perunggu dari 13 kontingen Provinsi.

Usaha dan tenaga semaksimal mungkin di cabang olahraga angkat berat PON XX Papua, seluruh lifter tuan rumah sudah sumbangkan yang terbaik.

Sekalipun hanya medali perak dan perunggu dapat kami sumbangkan buat Papua dari cabor angkat berat, itu harus kami syukuri, ungkap lifter Zakeus Wakum kepada wartawan.

“Saya mensyukuri medali perunggu. Ini pertama kali saya meraih medali di ajang PON,” pungkasnya.

Dikatakannya, atlet PON, kali ketiga ia ikuti sebagai lifter angkat yaitu PON Riau dan PON Bandung. PON Papua baru meraih medali perunggu.

Di usia 41 tahun, kata Wakum, utuk lifter angkat berat harus penuh perjuangan dan kerja keras yang tinggi disertai latihan yang efektif dan efisien untuk Papua bangkit.

Oleh karena itu, ia mengajak pemuda/I Papua supaya mempersiapkan diri menjadi atlit-atlit di masa depan. PON Papua KITONG BISA, Papua harus bangkit dan lahirkan atlit-atlit besar, seperti terdahulu. Generasi muda, harus persiapkan diri untuk bersaing dengan atlit-atlit Provinsi lainnya. Kitong Bisa, Papua Bangkit dan berjaya di event Nasional, terangnya.

“Usia saya tidak membatasi saya menjadi atlit angkat berat. Jika Tuhan masih mengijinkan saya ikut PON Medan dan Aceh, saya masih siap,” pungkasnya.  (***)

 

Editor: Jery Sinambela

 

Editor: Jery Sinambela

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *