Suasana sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan berlangsung tertib dan penuh antusiasme di Pondopo Panjawi, Distrik Anotaurei. (Ft: TIM)
YAPEN | MEPAGO.CO – Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan digelar di Pondopo Panjawi, Jalan Hang Tuah, Kelurahan Anotaurei, Distrik Anotaurei, Kabupaten Kepulauan Yapen, pada 3 Februari 2026 mulai pukul 16.00 WIT, menghadirkan anggota MPR RI, Tonny Tesar, sebagai pemateri.
Dalam pemaparannya, Tonny Tesar menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Keempat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
lIa menerangkan, keempat pilar tersebut saling berkaitan dan menjadi fondasi kokoh bangsa. Pancasila berperan sebagai dasar ideologi dan pandangan hidup bangsa. UUD 1945 menjadi konstitusi yang mengatur tata negara serta menjamin hak dan kewajiban warga negara.
NKRI menegaskan bentuk negara kesatuan yang tidak dapat dipisahkan serta menjaga keutuhan wilayah dan keberagaman budaya. Sementara Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
Pada pilar pertama, Pancasila ditegaskan sebagai dasar negara yang memuat lima sila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa; Kemanusiaan yang Adil dan Beradab; Persatuan Indonesia; Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan; serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.
Pilar kedua, UUD 1945, dijelaskan sebagai hukum dasar tertinggi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Pilar ketiga, NKRI, menegaskan komitmen menjaga keutuhan wilayah dari Sabang sampai Merauke. Sedangkan pilar keempat, Bhinneka Tunggal Ika, menekankan pentingnya toleransi dan hidup rukun di tengah keberagaman.
Tonny Tesar menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar konsep, melainkan nilai yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan pemahaman yang kuat terhadap keempat pilar tersebut, diharapkan persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia dapat terus terjaga.
Editor: Tamrin Sinambela
