Nobar Final Piala Dunia, Yonif TP 860/NSK Perkuat Soliditas Prajurit

BOTAWA | MEPAGI.CO – Prajurit Yonif TP 860/NSK menggelar nonton bareng (nobar) laga Final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol di Aula Yudha Markas Yonif TP 860/NSK, Senin (20/7/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat kebersamaan, memperkuat jiwa korsa, serta meningkatkan soliditas antarpersonel di tengah padatnya pelaksanaan tugas.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 03.45 hingga 06.30 WIT itu dipimpin oleh Pasiops Yonif TP 860/NSK, Letda Inf Lutfi Dika Prabowo Sutomo, dan diikuti para perwira, bintara, serta tamtama.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh personel telah mempersiapkan lokasi nobar secara bersama-sama. Tepat pukul 04.00 WIT, ratusan prajurit memenuhi Aula Yudha untuk menyaksikan partai puncak Piala Dunia 2026. Suasana penuh semangat terlihat dari sorak sorai dan tepuk tangan para prajurit yang menikmati jalannya pertandingan dengan tetap menjaga ketertiban, disiplin, dan sportivitas.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi prajurit, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun kekompakan antarpersonel. Kebersamaan yang terjalin diyakini mampu memperkuat koordinasi serta meningkatkan semangat juang prajurit dalam menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah.

Selain itu, nobar menjadi sarana penyegaran (refreshing) yang positif setelah personel melaksanakan berbagai tugas operasional. Dalam suasana santai namun tetap tertib, para prajurit saling bercengkerama dan menikmati pertandingan sebagai bagian dari keluarga besar Yonif TP 860/NSK.
Kebersamaan yang tercipta selama kegiatan mencerminkan komitmen satuan dalam membangun jiwa korsa, loyalitas, dan profesionalisme prajurit. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menjaga kesiapsiagaan personel menghadapi setiap penugasan.

Kegiatan nonton bareng berakhir pada pukul 06.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Yonif TP 860/NSK kembali menegaskan bahwa pembinaan prajurit tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan tempur, tetapi juga pembinaan mental, moril, dan soliditas sebagai bekal utama dalam mendukung keberhasilan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (Pen Yonif TP 860)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *