Momen kebersamaan Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si saat menyalami satu per satu para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan OPD, dan para kepala distrik usai mengikuti Rapat Paripurna II DPRK Waropen di Gedung DPRK Waropen, (Ft: Dok/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Menjawab laporan Badan Anggaran DPRK Waropen, Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menegaskan pemerintah daerah akan terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah.
Dalam Rapat Paripurna II DPRK Waropen, Selasa (21/7/2026), Bupati menjelaskan realisasi PAD Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp6,5 miliar, yang berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, dividen PT Bank Papua, serta lain-lain PAD yang sah.
Untuk meningkatkan penerimaan daerah, pemerintah akan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi objek pajak yang sejalan dengan pembahasan Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Selain itu, Bupati menjelaskan realisasi pendapatan pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah mencapai 91,73 persen, sedangkan belanja BPKAD juga mencakup pengelolaan Dana Desa, Alokasi Dana Desa, serta Belanja Tidak Terduga.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan penggunaan anggaran Inspektorat untuk pendidikan dan pelatihan auditor di Bali, Bogor, dan Makassar, serta langkah penambahan auditor melalui program inpassing.
Terkait Dinas Lingkungan Hidup, Bupati menjelaskan anggaran digunakan untuk mendukung operasional petugas kebersihan, pengadaan sarana persampahan, penanaman mangrove, hingga pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Pemindahan lokasi TPA ke Watoa, kata Bupati, masih terkendala akses jalan dan jembatan meski lahannya telah tersedia.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







