Gembala Senior GBI Anugerah Ministry Waropen, Elisabeth Mote, S.Th., M.Ag., saat menyambut langsung Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bersama Pabung Kodim 1709/Yawa di pintu masuk gereja untuk mengikuti ibadah syukur bersama jemaat, Jumat (7/8/2026). (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Jemaat Gereja Bethel Indonesia Anugerah Ministry Waropen mengawali prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja dengan ibadah syukur sebagai ungkapan terima kasih atas penyertaan Tuhan selama kurang lebih 25 tahun pelayanan di Kabupaten Waropen. Ibadah berlangsung di lingkungan jemaat pada Jumat (7/8/2026).
Ibadah syukur tersebut mengangkat firman Tuhan dari Mazmur 127:1b dengan tema “Melangkah dengan Pasti Bersama Tuhan”. Tema tersebut menjadi dasar rohani bagi jemaat dalam memulai pembangunan rumah ibadah yang diharapkan menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan pelayanan dan iman umat.
Dalam khotbahnya, Gembala Senior GBI Anugerah Ministry Waropen, Elisabeth Mote, S.Th., M.Ag., menegaskan bahwa peletakan batu pertama bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik gedung gereja, melainkan merupakan wujud nyata pertumbuhan iman dan perkembangan jemaat selama melayani di Waropen.
“Peletakan batu pertama ini adalah langkah awal pembangunan. Namun, jemaat tidak hanya berhenti pada peletakan batu pertama, melainkan harus terus memuji dan memuliakan Tuhan dalam setiap proses yang akan dilalui,” ujarnya.


Elisabeth menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh proses pembangunan akan berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan. Ia mengajak seluruh jemaat untuk tidak takut menghadapi berbagai tantangan, melainkan tetap menaruh pengharapan kepada Tuhan.
“Saya percaya pembangunan ini akan berjalan sesuai kehendak Tuhan. Kita tidak perlu takut dengan keadaan saat ini, sebab kasih Tuhan senantiasa menyertai Jemaat Anugerah Ministry Waropen. Kita juga tidak perlu khawatir terhadap penilaian orang lain, karena yang benar-benar mengenal siapa kita hanyalah Tuhan. Oleh sebab itu, tetaplah bersandar kepada Tuhan,” pesannya di hadapan jemaat.
Menurutnya, pembangunan gedung gereja harus diiringi dengan pembangunan kehidupan rohani jemaat, sehingga gereja tidak hanya bertumbuh secara fisik, tetapi juga semakin kuat dalam iman, kasih, dan pelayanan kepada sesama.
Ibadah syukur tersebut turut dihadiri Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., Kadistrik Urei Faisei, Kabag Kesra Setda Waropen, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja, serta jemaat GBI Anugerah Ministry Waropen.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







