Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., menyematkan secara simbolis Lencana Merah Putih Garuda (MPG) sekaligus memasangkan kendit atau ikat pinggang kehormatan Paskibraka kepada Yusuf Daimboa dalam prosesi pengukuhan Paskibraka Kabupaten Waropen Tahun 2026 di aula SMAN Waren, Minggu (16/8/2026) malam. Ft: Tamrin/mepago.co
WAROPEN | MEPAGO CO – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Waropen Tahun 2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., dalam sebuah prosesi Upacara yang berlangsung khidmat di aula SMAN Waren, Minggu (16/8/2026) malam.
Pengukuhan tersebut dilaksanakan setelah rangkaian Upacara Malam Taptu dan Pawai Obor dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengukuhan menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka sebelum menjalankan tugas utama mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).

Turut hadir Wakil Bupati Waropen Yowel Boari, Ketua DPRK Waropen Yennike Dippan, Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., Wakapolres Waropen Kompol Soeparimanto, S.H., Danyonif TP 860/NSK Letkol Inf Alfa Erydani, S.Hub.Int.Han., Pabung Kodim 1709/Yawa di Kabupaten Waropen Mayor Inf Marsamuel Z. Makanuay, S.Th., Int.Han., Plt. Sekda Waropen Bob Woriori, S.STP., M.Si., Kabag Ops Polres Waropen AKP Frits B. Arera, S.Sos., serta para pimpinan OPD.
Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Waropen Ny. Bernadeta Goo Mote, S.H., Ketua GOW Kabupaten Waropen Ny. Yohana Boari, Ketua Dharma Wanita Ny. Apia Woriori, serta unsur lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Fransiscus Xaverius Mote menegaskan bahwa pengukuhan Paskibraka bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pemberian kepercayaan dan amanah kepada generasi muda untuk menjalankan tugas penting dalam peringatan kemerdekaan.
“Hari ini bukan sekadar sebuah seremoni pengukuhan. Di hadapan kita telah berdiri generasi muda yang menerima sebuah kepercayaan dan amanah. Kalian dipilih bukan hanya karena kemampuan baris-berbaris, tetapi karena diharapkan memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, keteguhan sikap, semangat persatuan, serta karakter yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Bupati.

Ia mengingatkan para anggota Paskibraka bahwa Bendera Merah Putih yang akan mereka kibarkan memiliki makna dan sejarah panjang. Di balik warna merah dan putih terdapat perjuangan, pengorbanan, air mata, serta keberanian para pendahulu bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
“Ketika kalian berdiri membawa Merah Putih, ingatlah bahwa kalian sedang membawa kehormatan bangsa dan harapan generasi yang akan datang,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa proses latihan yang telah dijalani para anggota Paskibraka, termasuk rasa lelah, kedisiplinan, kebersamaan, dan berbagai tantangan, merupakan bagian dari proses pembentukan karakter.
Menurutnya, pengalaman tersebut mengajarkan bahwa keberhasilan tidak lahir dari kemudahan, melainkan melalui ketekunan, kedisiplinan, kerja keras, dan kesediaan untuk bertanggung jawab.
Karena itu, Bupati berpesan agar tugas sebagai Paskibraka tidak hanya menjadi kebanggaan untuk satu hari. Nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dan latihan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, lingkungan maupun masyarakat.
“Jadikan pengalaman ini sebagai bekal kehidupan. Setelah 17 Agustus nanti, bawalah semangat kedisiplinan, persatuan dan tanggung jawab itu ke sekolah, keluarga, lingkungan dan masyarakat. Jadilah teladan bagi teman-teman dan generasi muda lainnya,” pesannya.
Bupati menilai para anggota Paskibraka merupakan bagian dari generasi muda yang akan menentukan wajah Kabupaten Waropen di masa depan. Karena itu, ia mendorong mereka untuk terus belajar, berprestasi, menghormati orang tua dan guru, menjauhi hal-hal yang dapat merusak masa depan, serta berani memiliki cita-cita tinggi.
“Kalian adalah bagian dari generasi yang akan menentukan wajah Waropen di masa depan. Pemerintah Kabupaten Waropen percaya bahwa masa depan daerah ini tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi juga oleh generasi muda yang memiliki karakter, kompetensi dan semangat untuk berkarya,” katanya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa, dan kepercayaan kepada anak-anak mereka. Penghargaan serupa disampaikan kepada para pelatih, pembina, dan panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan Paskibraka hingga siap menjalankan tugas.
“Kepada para pelatih, pembina dan panitia, saya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kesabaran dalam mempersiapkan mereka. Apa yang kita saksikan hari ini adalah hasil dari kerja keras yang dilakukan bersama,” ucapnya.
Kepada seluruh anggota Paskibraka, Bupati berpesan agar menjaga kekompakan dan nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, serta Kabupaten Waropen. Ia meminta mereka menjalankan tugas dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab.
“Percayalah pada latihan yang telah kalian jalani, percaya pada rekan-rekan kalian, dan yang terpenting, percaya bahwa kalian mampu mengemban amanah ini dengan baik,” tegas Bupati.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Waropen mengucapkan selamat kepada seluruh Paskibraka Kabupaten Waropen Tahun 2026 yang telah dikukuhkan sekaligus menyampaikan selamat bertugas untuk mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Jadikan kesempatan ini sebagai salah satu titik penting dalam perjalanan hidup kalian. Teruslah menjadi generasi muda yang menjaga persatuan, menjunjung Pancasila, mencintai Indonesia, dan memberikan yang terbaik bagi tanah kelahiran kita, Waropen,” pungkasnya.
Usai prosesi pengukuhan, Bupati Waropen bersama Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta tamu undangan berfoto bersama dengan seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Waropen Tahun 2026. Momen tersebut menjadi penutup rangkaian pengukuhan sekaligus bentuk dukungan dan apresiasi kepada para generasi muda yang akan mengemban tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







