Keluarga Minta Pencarian Lima Orang Hilang di Perairan Waropen Dimaksimalkan

WAROPEN | MEPAGO CO – Keluarga lima orang yang hilang dalam perjalanan dari Serui menuju Waropen meminta seluruh pihak terkait meningkatkan upaya pencarian dan mempertimbangkan pengerahan helikopter untuk mendukung pencarian melalui udara.

Permintaan tersebut disampaikan keluarga melalui Errych Ruamba pada Rabu (26/8/2026) malam. Hingga hari keempat pencarian, kelima orang yang dilaporkan hilang sejak Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIT belum berhasil ditemukan.

Errych mengatakan, keluarga memperoleh informasi bahwa Polair Polres Waropen telah berupaya melakukan pencarian serta berkoordinasi dengan Basarnas, termasuk mengupayakan dukungan kapal SAR dari Biak untuk membantu pencarian.

Namun, keluarga menyayangkan adanya kendala operasional berupa keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) yang disebut berdampak pada belum maksimalnya proses pencarian pada Rabu.

Menurut informasi yang diterima keluarga, pada Rabu sore Pemerintah Kabupaten Waropen melalui BPBD memberikan bantuan 100 liter BBM beserta beberapa oli untuk mendukung kebutuhan operasional pencarian.

“Atas bantuan dan perhatian tersebut, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Waropen melalui BPBD yang telah membantu memenuhi kebutuhan operasional pencarian,” kata Errych dalam pernyataan keluarga.

Meski demikian, keluarga berharap persoalan kebutuhan operasional seperti BBM dapat diantisipasi sejak awal mengingat pencarian telah memasuki hari keempat. Menurut keluarga, setiap waktu sangat berharga dalam upaya penyelamatan korban yang hilang di laut.

Keluarga juga meminta seluruh unsur yang terlibat, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, Basarnas, TNI AL hingga instansi terkait lainnya, memperkuat koordinasi dan mengerahkan seluruh sarana serta personel yang tersedia.

Karena pencarian melalui speedboat dan kapal hingga hari keempat belum membuahkan hasil, keluarga meminta adanya upaya tambahan melalui udara.

Keluarga meminta Kapolres Waropen segera berkoordinasi dengan Polda Papua untuk mendapatkan dukungan dalam proses pencarian. Pemerintah Kabupaten Waropen juga diharapkan bersama aparat keamanan dan instansi terkait mengambil langkah cepat guna mendukung operasi pencarian dan penyelamatan.

Selain itu, keluarga meminta Polda Papua mempertimbangkan pengerahan helikopter untuk melakukan pencarian dari udara di wilayah perairan yang diperkirakan menjadi jalur perjalanan kelima orang tersebut.

Keluarga juga berharap Basarnas dan seluruh instansi terkait terus meningkatkan koordinasi serta memperluas wilayah pencarian dengan memanfaatkan seluruh sarana dan personel yang tersedia.

“Kami keluarga tidak bermaksud menyalahkan pihak mana pun. Yang kami harapkan adalah gerak cepat, koordinasi yang lebih kuat, serta dukungan maksimal dari seluruh pihak,” ujar Errych dalam siaran persnya kepada media ini, Kamis (27/8/26).

Menurut keluarga, kelima orang yang hilang merupakan anak, saudara, dan bagian dari keluarga serta masyarakat yang hingga kini masih menantikan kepulangan mereka.

“Kami masih berharap dan terus berdoa agar kelima orang yang hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutupnya.

Pencarian terhadap kelima orang tersebut sebelumnya melibatkan Polres Waropen, Basarnas, TNI AL dan unsur terkait lainnya. Hingga Rabu (26/8/2026), atau memasuki hari keempat, keberadaan mereka belum diketahui.

Editor: Tamrin Sinambela

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *