Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bersama Rektor Universitas Papua (UNIPA) Prof. Dr. Hugo Warami, S.Pd., M.Hum., saat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Aula UNIPA Manokwari, Rabu (26/8/2026). Ft: IST
MANOKWARI | MEPAGO CO – Pemerintah Kabupaten Waropen dan Universitas Papua (UNIPA) Manokwari resmi memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Rabu (26/8/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi putra-putri Waropen.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si. dan Rektor UNIPA Prof. Dr. Hugo Warami, S.Pd., M.Hum., bertempat di Gedung Aula UNIPA Manokwari.
Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Waropen.
Dalam bidang pendidikan, kerja sama mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang relevan dan inovatif, pengajaran berkualitas, serta pelatihan yang aplikatif sesuai kebutuhan pembangunan daerah.
Sementara di bidang penelitian, UNIPA dan Pemkab Waropen akan mendorong pengembangan pengetahuan, inovasi, serta solusi yang dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Adapun dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, kerja sama diarahkan pada pemberdayaan, pendampingan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta program pembangunan sosial dan ekonomi, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Waropen.
Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, MoU dengan UNIPA menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Waropen.
Ia menegaskan, anak-anak asal Waropen yang melanjutkan pendidikan di UNIPA akan menjadi prioritas, terutama dalam penentuan kuota penerimaan mahasiswa baru setiap tahun.
“Dengan adanya kerja sama ini, anak-anak Waropen mendapat perhatian dan prioritas untuk melanjutkan pendidikan di UNIPA,” kata Bupati.
Menurut Mote, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlanjutan pembangunan Kabupaten Waropen. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan arah pembangunan Waropen ke depan. Karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UNIPA harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UNIPA Prof. Dr. Hugo Warami mengatakan, dari 42 kabupaten/kota di Tanah Papua, sebanyak 19 daerah telah menjalin kerja sama dengan UNIPA, dan Kabupaten Waropen menjadi daerah ke-19 yang menandatangani MoU tersebut.
Hugo menjelaskan, daerah yang telah menjalin kerja sama dengan UNIPA memperoleh prioritas dan kuota tertentu dalam penerimaan mahasiswa, mulai dari jenjang Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), hingga Strata 3 (S3), termasuk pada program studi kedokteran.
“Kerja sama ini sudah mulai berjalan hari ini, mulai dari tes nasional hingga tes lokal, dan menjadi prioritas bagi daerah yang sudah melakukan MoU dengan UNIPA,” ujar Hugo.
MoU antara Pemkab Waropen dan UNIPA tersebut berlaku selama lima tahun sejak ditandatangani pada Rabu (26/8/2026). (Redaksi)
Editor: Tamrin Sinambela







