Enam Hari Hilang, Lima Penumpang Speedboat Ditemukan Selamat di Perairan Pulau Moor

Lima penumpang speedboat yang sempat hilang selama enam hari mendapat pemeriksaan dan pertolongan awal dari tenaga medis di atas KMP Masirei setelah ditemukan terombang-ambing di perairan sekitar Pulau Moor, Sabtu (29/8/2026) pagi. (IST)

WAROPEN | MEPAGO.CO – Lima penumpang speedboat yang dilaporkan hilang setelah hanyut di perairan Serui–Waropen sejak Minggu (23/8/2026), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Kelima korban ditemukan oleh kru KMP Masirei yang sedang berlayar dari Biak menuju Nabire di sekitar perairan Pulau Moor.

Kelima korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah speedboat yang mereka tumpangi dalam perjalanan dari Serui menuju Waropen tidak kunjung tiba di tujuan. Selama lima hari, pencarian dilakukan secara gabungan oleh Polres Waropen, Basarnas Biak Numfor, TNI AL Biak, serta unsur terkait lainnya, namun belum membuahkan hasil.

Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., mengatakan pencarian dilakukan sejak laporan kehilangan diterima Satuan Polairud Polres Waropen pada Minggu (23/8/2026).

Kapolres kemudian memerintahkan Kasat Polairud Polres Waropen AKP Elton Jack Rumbiak untuk memimpin pencarian pada hari pertama dan kedua.

Memasuki hari ketiga, Kapolres Waropen bersama Kasat Intelkam Polres Waropen Ipda Angela Ribka Hawar, S.Sos., M.I.P., CPHR., serta tim gabungan SAR Kabupaten Biak Numfor dan TNI AL Biak turut melakukan pencarian hingga hari kelima. Area pencarian diperluas mulai dari pesisir Kabupaten Waropen, mendekati wilayah perairan Nabire, hingga pesisir Pulau Yapen.

“Selama lima hari kami telah melakukan pencarian di perairan pesisir Kabupaten Waropen hingga mendekati pesisir Kabupaten Nabire dan Pulau Yapen. Namun, belum ditemukan petunjuk mengenai keberadaan korban,” ujar Kapolres Waropen.

Titik terang muncul pada hari keenam, Sabtu (29/8/2026) pagi. Saat KMP Masirei berlayar dari Biak menuju Pelabuhan Samabusa, Kabupaten Nabire, kru kapal melihat sebuah speedboat terombang-ambing di tengah laut bersama lima orang penumpang.

Sekitar pukul 06.55 WIT, speedboat tersebut ditemukan berada sekitar 17 mil dari daratan di kawasan perairan sekitar Pulau Moor. Nakhoda KMP Masirei kemudian menghentikan mesin kapal dan melakukan proses pertolongan.

Kelima korban berhasil dievakuasi ke atas KMP Masirei dan mendapatkan pertolongan awal. Seluruhnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Kelima korban tersebut masing-masing Amsal Yowei selaku motoris, Malvin Yowei, Bripda Lamek Abon, Bripda Faller Fredrik M. Raunsai, dan Bripda Melfin Alfius Maniani. Tiga nama terakhir merupakan anggota Polri.

“Kelima korban ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Kapolres Waropen.

Petugas PAM KMP Masirei sekaligus anggota KP3 Laut Serui/Yapen, Ayub Runaweri, membenarkan proses penemuan dan evakuasi tersebut. Peristiwa itu telah dituangkan dalam Berita Acara Kejadian (BAK) Pertolongan Orang Hilang.

Pihak KMP Masirei juga telah berkoordinasi dan melaporkan penemuan kelima korban kepada instansi terkait, termasuk Syahbandar Serui, KP3 Serui, dan Syahbandar Waren.

Setibanya di Pelabuhan Samabusa, Kabupaten Nabire, kelima korban akan menjalani pemeriksaan medis dan pendataan oleh aparat serta instansi berwenang. Pemeriksaan tersebut juga dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut kronologi hingga speedboat yang mereka tumpangi terombang-ambing selama enam hari di laut.

Dengan ditemukannya kelima korban, operasi pencarian yang dilakukan selama beberapa hari akhirnya membuahkan hasil. Kondisi pascapenyelamatan dilaporkan aman dan kondusif. (Humas Polres Waropen)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *