Jalan Provinsi Waren-Botawa Kian Rusak, Janji Perbaikan Gubernur Papua Dinanti

Inilah tiga titik kerusakan ruas jalan provinsi Waren–Botawa yang kondisinya sungguh memprihatinkan. Ironisnya, kerusakan serupa juga ditemukan di sejumlah titik lainnya sepanjang ruas jalan tersebut. (Ft: Tamrin/mepago.co)

WAROPEN | MEPAGO.CO – Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Waren–Botawa di Kabupaten Waropen, Papua, kian memprihatinkan. Sejumlah titik yang sebelumnya memiliki badan jalan beraspal kini mengalami kerusakan, mulai dari lubang hingga permukaan jalan yang dipenuhi bebatuan.

Kondisi tersebut terpantau media ini saat melakukan perjalanan jurnalistik menuju Kampung Botawa, Distrik Audate, pekan lalu. Kerusakan badan jalan terlihat di sejumlah titik dan mengharuskan pengendara mengurangi kecepatan serta meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.

Lubang dan permukaan jalan yang tidak lagi mulus membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus melintas secara perlahan, terutama pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah.

Kondisi ini menjadi perhatian karena ruas Waren–Botawa merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat. Jalan tersebut menjadi jalur mobilitas warga sekaligus penghubung menuju sejumlah kampung dan kawasan yang memiliki aktivitas pemerintahan, ekonomi, serta pertanian.

Kerusakan jalan juga berpotensi berdampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam distribusi kebutuhan pokok dan hasil pertanian. Waktu tempuh menjadi lebih lama, sementara biaya operasional kendaraan dapat meningkat akibat kondisi jalan yang rusak.

Janji Perbaikan Gubernur Papua Dinanti

Harapan masyarakat terhadap perbaikan ruas jalan tersebut kembali mencuat setelah Gubernur Papua MDF melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Waropen pada Mei lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Papua meninjau Bandara Botawa dan menghadiri kegiatan penanaman perdana secara simbolis di lahan cetak sawah seluas 100 hektare yang merupakan bagian dari program CSR.

Saat itu, Gubernur Papua menyampaikan bahwa ruas jalan provinsi yang dilalui rombongan menuju Bandara Botawa dan lokasi kegiatan penanaman perdana tersebut mengalami kerusakan dan akan diperbaiki oleh pemerintah provinsi melalui instansi teknis terkait.

Pernyataan tersebut tentu memberikan harapan bagi masyarakat pengguna jalan Waren–Botawa. Namun, beberapa bulan setelah kunjungan tersebut, kondisi jalan di sejumlah titik masih terlihat rusak.

Pertanyaan yang kini muncul adalah, kapan rencana perbaikan ruas jalan Waren–Botawa tersebut mulai direalisasikan?

Masyarakat berharap pernyataan Gubernur Papua tersebut segera ditindaklanjuti dalam bentuk program dan pekerjaan fisik di lapangan. Perbaikan jalan dinilai penting untuk memperlancar konektivitas masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan, khususnya pengembangan sektor pertanian di wilayah Botawa.

Wakil Rakyat Diharapkan Kawal

Selain menunggu langkah Pemerintah Provinsi Papua, masyarakat juga berharap para wakil rakyat dari daerah pemilihan Yapen dan Waropen yang duduk di DPR Papua dapat ikut mengawal persoalan tersebut.

Mereka diharapkan menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya menyangkut pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan.

Apalagi, dalam kunjungan Gubernur Papua ke Waropen pada Mei lalu, turut mendampingi Ketua DPR Papua bersama sejumlah pejabat terkait. Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti pada peninjauan lapangan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan pembangunan yang nyata.

Perbaikan ruas jalan Waren–Botawa menjadi penting bukan hanya untuk kenyamanan berkendara, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kelancaran mobilitas, distribusi kebutuhan pokok dan hasil pertanian, akses pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Konfirmasi ke Dinas PU Papua

Untuk memperoleh kepastian mengenai rencana perbaikan tersebut, media ini telah melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Papua melalui pesan WhatsApp pada Selasa (1/9/2026).

Dalam pesan tersebut, media ini meminta penjelasan mengenai tindak lanjut pernyataan Gubernur Papua terkait perbaikan ruas jalan Waren–Botawa, termasuk apakah ruas jalan tersebut telah masuk dalam program Dinas PU Provinsi Papua dan kapan pekerjaan perbaikannya direncanakan direalisasikan.

Hingga berita ini ditulis, pesan konfirmasi tersebut telah diterima oleh pihak yang bersangkutan, namun belum mendapat tanggapan.

Media ini tetap membuka ruang bagi Dinas PU Provinsi Papua maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai status dan rencana penanganan ruas jalan Waren–Botawa.

Masyarakat kini menunggu kejelasan sekaligus realisasi. Sebab, bagi warga yang setiap hari menggunakan jalan tersebut, jalan yang layak bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan kebutuhan mendasar untuk menunjang keselamatan, aktivitas ekonomi, dan konektivitas antarkampung di Kabupaten Waropen.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *