Tonny Tesar Gaungkan Empat Pilar di Ansus

Suasana saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI berlangsung bersama warga Jemaat Betlehem GPDP Ansus, Distrik Yapen Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumat (29/8/2026). Kegiatan diisi dengan penyampaian materi tentang Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. (Ft: Dok/Sekpri Tonny Tesar)

YAPEN | MEPAGO.CO – Anggota MPR RI, Tonny Tesar, S.Sos., menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama warga Jemaat Betlehem GPDP Ansus, Distrik Yapen Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Jumat (29/8/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Tonny Tesar, S.Sos., dan Jhony Banua Rouw, S.E., sebagai narasumber. Tonny juga didampingi pemateri Yesaya S. Saneraro Wamaer, S.IP., M.AP.

Sosialisasi membahas Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Keempat materi tersebut merupakan nilai-nilai yang disosialisasikan MPR RI untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam penyampaiannya, Tonny Tesar mengatakan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan perlu terus diperkuat di tengah perkembangan zaman dan keberagaman masyarakat Indonesia.

Menurutnya, Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 menjadi konstitusi negara, NKRI merupakan bentuk negara, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan yang mencerminkan persatuan dalam keberagaman.

“Keempat nilai tersebut tidak hanya untuk dipahami, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia,” pesan Tonny dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, serta mengutamakan kepentingan bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

Tonny menilai penguatan wawasan kebangsaan penting dilakukan secara berkelanjutan, termasuk kepada generasi muda, agar nilai-nilai Pancasila, konstitusi, persatuan dalam NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang berlangsung di Jemaat Betlehem GPDP Ansus tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Redaksi)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *