Tokoh Masyarakat Sanggei Dukung Food Estate dan Ajak Jaga Persatuan

WAROPEN – Tokoh Masyarakat Sanggei, Kabupaten Waropen, Nikolas Ramandei menyampaikan dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate di Kabupaten Merauke. Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat.

Nikolas mengatakan, pelaksanaan program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan sektor pangan, perlu disertai dengan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Hal itu penting agar masyarakat, terutama masyarakat adat, memahami tujuan, tahapan, serta dampak dari program yang dilaksanakan.

“Yang terpenting masyarakat mendapatkan informasi yang jelas. Kepentingan masyarakat dan hak-hak adat juga harus tetap diperhatikan dalam setiap pelaksanaan program pembangunan,” kata Nikolas.

Ia menilai pengembangan sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, masyarakat di daerah perlu mengambil bagian dalam pengembangan potensi pertanian sesuai dengan kondisi dan sumber daya yang dimiliki.

Selain menyampaikan pandangan terkait pembangunan dan ketahanan pangan, Nikolas juga menyoroti kondisi keamanan di Kabupaten Jayawijaya. Ia menyampaikan keprihatinan terhadap gangguan keamanan yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat maupun pelaksanaan pembangunan.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran kehidupan masyarakat. Dengan kondisi yang aman dan kondusif, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, sementara pemerintah dapat memberikan pelayanan publik dan melaksanakan pembangunan secara lebih baik.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Nikolas menilai program tersebut memiliki tujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Ia berpandangan bahwa setiap perbedaan pendapat terhadap kebijakan pemerintah dapat disampaikan melalui mekanisme dan cara yang tertib.

“Perbedaan pendapat tentu dapat disampaikan, tetapi hendaknya dilakukan dengan cara yang baik dan tidak menghambat pelayanan yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Nikolas kemudian mengajak masyarakat Waropen untuk bersama-sama menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan daerah. Ia juga mendorong masyarakat agar memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan ekonomi dan ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, pengembangan pertanian tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan apabila dikelola secara baik dan melibatkan masyarakat setempat.

Ia berharap masyarakat adat dan seluruh masyarakat Waropen dapat memanfaatkan potensi daerah secara bijaksana serta mengambil bagian dalam berbagai program pembangunan.

“Dengan persatuan dan keterlibatan masyarakat, kita dapat mempersiapkan kehidupan yang lebih mandiri bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya. (Redaksi)

Editor: Tamrin S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *