John Rumayomi Ajak Pemuda Waropen Jaga Persatuan dan Adat

WAROPEN | MEPAGO.CO – Tokoh adat Riseisayati, John Rumayomi, mengajak pemuda dan pemudi di Kabupaten Waropen untuk memperkuat persatuan, menjaga kelestarian adat dan budaya, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai bentuk dorongan bagi generasi muda untuk menjadi panutan dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

John Rumayomi mengapresiasi kehadiran para pemuda yang turut mengambil bagian dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi generasi muda akan pentingnya semangat kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan antarkampung, menjaga keharmonisan masyarakat, serta mendukung kemajuan Kabupaten Waropen. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai tokoh adat Riseisayati, John juga menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya lokal. Ia mengingatkan bahwa perbedaan adat dan budaya di setiap kampung merupakan kekayaan yang harus dihormati, bukan dijadikan alasan untuk membeda-bedakan atau memecah belah masyarakat.

Ia turut mengajak masyarakat adat Riseisayati agar terus mengembangkan potensi wilayah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, masyarakat Riseisayati tidak perlu merasa rendah diri dibandingkan dengan wilayah Urfas maupun Waren yang memiliki jumlah penduduk lebih banyak. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berkontribusi bagi kemajuan wilayah adatnya.

Lebih lanjut, John Rumayomi mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah adat Riseisayati, agar tidak mudah terpengaruh oleh provokasi maupun paham separatis yang berpotensi mengganggu persatuan dan keamanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog, memperkuat hubungan kekeluargaan, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.

Ia juga mendorong masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara tokoh adat, pemuda, masyarakat, dan pemerintah merupakan salah satu kunci penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

John berharap, melalui semangat Hari Sumpah Pemuda, generasi muda Waropen semakin sadar akan tanggung jawabnya dalam menjaga persatuan, merawat identitas budaya, dan membangun masa depan daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati, masyarakat adat Riseisayati diharapkan dapat terus menjaga warisan leluhur sekaligus mengambil peran nyata dalam mewujudkan Kabupaten Waropen yang aman, damai, maju, dan sejahtera. (Redaksi)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *