WAROPEN | MEPAGO.CO – Sebanyak 15 personel Batalyon Infanteri TP 860/NSK bergotong royong bersama pengurus dan jemaah Masjid Thoriqul Huda SP VI untuk mempercepat pembangunan tempat ibadah di Kampung Sawara Jaya, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Papua. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui program SIGAP (Semangat Inisiatif Gotong Royong dalam Aksi Pembangunan) sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.
Karya bakti ini melibatkan prajurit yang dipimpin Serda Hendra bersama unsur pengurus masjid yang diwakili Ustad Sugeng. Mereka bekerja bahu-membahu menyelesaikan sejumlah pekerjaan fisik agar pembangunan masjid dapat terus berlanjut dan fasilitas ibadah tersebut segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, prajurit TNI bersama warga terlebih dahulu berkoordinasi dan membagi tugas sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengadukan material semen dan pasir menggunakan mesin molen, pengecoran struktur bangunan, serta pengangkutan adonan cor secara bergantian.
Selain itu, personel Yonif TP 860/NSK turut mengerjakan plesteran pada bagian dinding luar dan tiang penyangga masjid. Setelah pekerjaan selesai, prajurit dan warga bersama-sama membersihkan area kerja serta merapikan sisa material bangunan di sekitar tempat ibadah.
Keterlibatan prajurit dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan tenaga untuk membantu mengatasi keterbatasan tenaga kerja dalam proses pembangunan masjid. Semangat gotong royong juga terlihat melalui kerja sama antara personel TNI dan masyarakat selama pengerjaan berlangsung.
Perwakilan pengurus Masjid Thoriqul Huda SP VI, Ustad Sugeng, bersama tokoh agama dan jemaah setempat menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas bantuan yang diberikan prajurit Yonif TP 860/NSK. Dukungan tersebut dinilai membantu meringankan pekerjaan pembangunan masjid.
Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas yang dibutuhkan warga. Melalui program SIGAP, prajurit tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat melalui aksi gotong royong.
Setelah seluruh rangkaian pekerjaan dan pembersihan selesai, kegiatan ditutup dengan makan siang bersama antara prajurit dan warga. Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui kegiatan karya bakti ini, pembangunan Masjid Thoriqul Huda SP VI diharapkan dapat terus berjalan hingga selesai dan menjadi tempat ibadah yang layak, aman, serta nyaman bagi jemaah dan masyarakat sekitar. (Redaksi)
Editor: Tamrin Sinambela







