103 Peserta Ikuti Koordinasi Jejaring Layanan Gizi, KIA dan Kespro di Waropen

Selfiana Y. Rumaseb, S.Tr.Keb (kiri) selaku Ketua Panitia bersama Lusiante Nangke, S.Tr.Keb (kanan) usai menyampaikan laporan pelaksanaan Pertemuan Koordinasi Implementasi Jejaring Layanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro) di Aula Hotel Elvonso Widuri, Kabupaten Waropen, Selasa (15/7/2026). Ft: Tamrin/mepago.co

WAROPEN | MEPAGO CO – Sebanyak 103 peserta dari berbagai unsur pemerintah, organisasi profesi, organisasi perempuan, hingga tenaga kesehatan mengikuti Pertemuan Koordinasi Implementasi Jejaring Layanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro) yang digelar di Aula Hotel Elvonso Widuri, Kabupaten Waropen, Rabu (15/7/2026).

Ketua Panitia, Selfiana Y. Rumaseb, S.Tr.Keb, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Waropen untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta prevalensi stunting melalui penguatan jejaring pelayanan kesehatan dan kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi seluruh pemangku kepentingan agar memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak guna mewujudkan generasi Waropen yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, kolaborasi dan sinergi seluruh pihak semakin kuat sehingga berbagai kendala yang ditemui di lapangan dalam pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan penanganan stunting dapat diselesaikan secara bersama-sama,” ujar Selfiana.

la menjelaskan, kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIT hingga selesai dan diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala distrik, kepala kampung, organisasi profesi kesehatan, organisasi perempuan, serta jaj Kabupaten Waropen Dinas Kesehatan seluruh puskesmas.

Adapun organisasi profesi yang terlibat di antaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Sementara organisasi perempuan yang hadir meliputi Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Tim Penggerak PKK, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Dalam pelaksanaannya, kegiatan menggunakan metode penyampaian materi (teori) dan sesi tanya jawab agar peserta dapat berdiskusi langsung mengenai berbagai tantangan pelayanan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan reproduksi di Kabupaten Waropen.

Selfiana menambahkan, kegiatan menghadirkan dua narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang memberikan penguatan terkait implementasi jejaring layanan KIA, gizi, dan kesehatan reproduksi di daerah.

la juga menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 yang dikelola Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *