Pemkab Waropen Genjot Pengurusan Sertifikat Tanah RSUD Rodo Fabo

Master plan RSUD Rodo Fabo, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua

WAROPEN | MEPAGO.CO – Proses administrasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSID) Rodo Fabo di Kampung Batu Zaman Distrik Waropen Bawah Kabupaten Waropen Provinsi Papua terus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Waropen melalui Bagian Pemerintahan Setda Waropen.

Langkah ini mencerminkan komitmen Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Waropen F.X. Mote bersama Wakil Bupati Yowel Boari dalam memperkuat pelayanan kesehatan di Negeri Seribu Bakau.

RSUD Rodo Fabo direncanakan menjadi salah satu rumah sakit rujukan di wilayah Saireri ke depan. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Waropen secara bertahap menuntaskan berbagai aspek administrasi, khususnya yang berkaitan dengan status dan legalitas lahan pembangunan rumah sakit.

Sebelumnya, Pemkab Waropen telah menuntaskan pembebasan hak ulayat dengan total nilai Rp4 miliar, di mana sisa pembayaran sebesar Rp2 miliar telah diselesaikan. Adapun lokasi pembangunan RSUD Rodo Fabo memiliki luas sekitar 4 hektare, yang saat ini tengah dalam proses pengurusan sertifikat tanah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pengurusan sertifikat tanah seluas 4 hektare tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Waropen, didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) bersama tim, dan sedang ditangani di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Serui.

Keseriusan Pemkab Waropen dalam menyelesaikan pengurusan sertifikat tanah RSUD Rodo Fabo juga ditegaskan Wakil Bupati Waropen, Yowel Boari, saat memimpin apel pagi, Senin kemarin. Dalam arahannya, Wabup menekankan bahwa pemerintah daerah fokus dan serius menuntaskan sertifikat tanah sebagai dasar hukum pembangunan rumah sakit tersebut.

Pengurusan sertifikat tanah RSUD Rodo Fabo sedang berjalan dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena hal ini merupakan bagian penting dalam pembangunan fasilitas kesehatan yang akan melayani masyarakat Waropen dan wilayah Saireri secara luas,” tegas Wabup Yowel Boari.

Sekadar diketahui, lokasi pembangunan RSUD Rodo Fabo direncanakan menjadi ikon baru Kabupaten Waropen, karena berada di kawasan perbukitan dengan panorama alam yang indah. Dari lokasi tersebut, ke depan masyarakat dapat menikmati hamparan wilayah Waropen dari ketinggian, sekaligus menghadirkan rumah sakit yang representatif dan berdaya saing.

 

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *