Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si melakukan pemotongan pita dan membuka selubung papan nama sebagai tanda peresmian tiga taman bacaan masyarakat. (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si meresmikan tiga taman bacaan masyarakat sekaligus, yakni Taman Bacaan Masyarakat Sola Gracia Kampung Batu Zaman, Taman Bacaan Masyarakat Pniel Sanggei, dan Perpustakaan Kampung Sarafambai. Peresmian tersebut dipusatkan di Taman Bacaan Sola Gracia di bawah naungan Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Sola Gracia, Jumat (6/3/26) pagi.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan pembukaan selubung papan nama oleh Bupati Mote sebagai tanda dimulainya pemanfaatan fasilitas literasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Dalam sambutannya, Bupati Mote menegaskan bahwa kehadiran taman bacaan ini merupakan langkah penting dalam membangun budaya literasi sejak usia dini, terutama bagi anak-anak yang menempuh pendidikan PAUD.
Foto bawah: Bupati Mote bersama pengelola dan peserta kegiatan menyampaikan salam literasi usai peresmian taman bacaan. (Ft: Tamrin)
Menurutnya, berdirinya taman bacaan Sola Gracia merupakan sesuatu yang luar biasa, karena lahir dari keterbatasan namun memiliki makna besar bagi masa depan anak-anak.
“Peristiwa ini bukan hal biasa, tetapi luar biasa. Dari kekurangan bisa lahir sesuatu yang bermakna untuk membangun masa depan anak-anak. Tempat ini menjadi wahana bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi, dan mengenal Tuhan sejak dini,” ujar Bupati Mote.
Ia menekankan bahwa pendidikan usia dini melalui PAUD dan taman bacaan sangat penting untuk membentuk karakter, iman, serta kecerdasan anak sejak awal.
Bupati juga mengingatkan para orang tua agar terlibat aktif dalam proses pendidikan anak-anak dengan mengantar dan menunggu mereka saat mengikuti kegiatan belajar di taman bacaan.
“Orang tua harus ikut mengawasi anak-anaknya. Batasi penggunaan telepon genggam, jangan sampai anak-anak lebih banyak bermain HP sehingga mengganggu perkembangan mental dan spiritual mereka,” pesannya.
Bupati juga berharap para tenaga pendidik di tingkat PAUD terus meningkatkan semangat pelayanan dan kreativitas dalam mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, cerdas, dan takut akan Tuhan.
Peresmian tersebut turut dihadiri Plt. Sekda Waropen Bob Woriori, S.STP, M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Maria M. Ramandei, S.Pd., M.Si, Kepala Dinas Dukcapil Yosefus Wonatorei, Kepala Dinas Sosial, Kabag Umum Setda, Ketua FKUB, mantan Ketua DPRD Waropen Apinus Wonda, para penerima bantuan PAUD, pengelola taman bacaan, tenaga pendidik, serta jemaat Kampung Batu Zaman.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Waropen juga menyerahkan bantuan buku bacaan kepada tiga pengelola taman bacaan, yakni Taman Bacaan Masyarakat Sola Gracia Kampung Batu Zaman, Taman Bacaan Masyarakat Pniel Sanggei, dan Perpustakaan Kampung Sarafambai, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi di tengah masyarakat.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela
