Mediasi Sengketa Tanah Dua Suku di Waropen Digelar, Polisi Tekankan Kondusivitas

Kapolres Waropen AKBP IIP Syarif Hidayat saat memberikan sambutan dalam mediasi sengketa tapal batas tanah. (Ft: Tamrin/mepago.co)

WAREN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Waropen bersama aparat keamanan menggelar mediasi sengketa tapal batas tanah antara Suku Wonatorei (Sanggei) dan Suku Watopa/Suweni di Aula Mako Polres Waropen, Kamis (16/4/2026), sebagai upaya penyelesaian konflik secara damai.

Mediasi ini dihadiri Bupati Waropen Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si, Kapolres Waropen AKBP IIP Syarif Hidayat, SH, Wakil Bupati Yowel Boari, Wakil Ketua III DPRK Waropen Simson Boari, Pabung Kodim 1709/Yawa Mayor Inf Marsamuel, serta sejumlah pejabat daerah, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Selain itu, perwakilan masyarakat adat dari kedua suku turut hadir dalam jumlah besar, masing-masing sekitar 200 orang dari Suku Wonatorei/Sanggei dan 120 orang dari Suku Watopa/Suweni.

Foto atas: Perwakilan kedua suku melakukan registrasi sebelum mengikuti proses mediasi sengketa tapal batas tanah di Mako Polres Waropen.
Foto bawah: Suasana mediasi sengketa tapal batas tanah antara Suku Wonatorei dan Suku Watopa/Suweni saat berlangsung di aula Mako Polres Waropen. (Ft: Humas)

Namun, untuk menjaga ketertiban dan kelancaran jalannya mediasi, hanya perwakilan terbatas yang diizinkan mengikuti proses di dalam ruangan.

Proses mediasi dipandu oleh Dewan Adat Kabupaten Waropen dengan melibatkan moderator dan notulen yang telah ditunjuk.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara Hermanus Ramandei serta doa oleh Ketua FKUB Waropen, Pdt. Daniel Wenggi.

Kapolres Waropen AKBP IIP Syarif Hidayat dalam arahannya menegaskan bahwa mediasi ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus mencari solusi terbaik atas permasalahan yang terjadi.

“Kehadiran kami dari kepolisian semata-mata untuk memastikan proses mediasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Kami berharap seluruh pihak dapat menyelesaikan persoalan ini dengan hati yang jernih dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau seluruh pihak agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Waropen.

Untuk menjamin keamanan selama kegiatan berlangsung, Polres Waropen mengerahkan sekitar 63 personel yang dipimpin langsung oleh Kapolres, didampingi Wakapolres Dr. Jerry Koagouw, SH., MH, dan Kabag Ops AKP Frits B. Arera, S.Sos, bersama para pejabat utama (PJU) Polres Waropen. (Humas Polres Waropen)

 

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *