Tonny Tesar saat memaparkan materi Empat Pilar Kebangsaan, didampingi para siswa SMK Negeri Sentani yang mengikuti kegiatan dengan antusias. (Ft: Tamrin)
SENTANI | MEPAGO.CO – Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kembali digelar bagi pelajar di Kabupaten Jayapura. Kali ini, kegiatan berlangsung di SMK Negeri Sentani, Jumat (17/4/2026), sebagai upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap dasar negara.
Kegiatan ini menghadirkan Tonny Tesar sebagai pemateri yang memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.
Dalam pemaparannya, Tonny Tesar menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan meliputi Pancasila sebagai ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan.
Menurutnya, keempat pilar tersebut menjadi panduan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, guna memastikan persatuan, keadilan, serta penghormatan terhadap keberagaman di Indonesia.
“Empat pilar ini adalah tiang penyangga bangsa. Jika kita pahami dan jalankan dengan baik, maka negara akan tetap kokoh dan masyarakat dapat hidup sejahtera,” ujarnya.
Ia juga menguraikan bahwa Pancasila sebagai dasar ideologi memuat lima sila yang menjadi pedoman moral bangsa.
Sementara UUD 1945 mengatur sistem pemerintahan serta menjamin hak dan kewajiban warga negara. NKRI menegaskan pentingnya persatuan wilayah, budaya, dan suku bangsa, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan keberagaman yang tetap bersatu.
Lebih lanjut, Tonny Tesar menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pendidikan. Melalui kurikulum sekolah dan pembinaan karakter, nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat tertanam sejak dini dalam diri generasi muda.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkuat rasa cinta tanah air di tengah keberagaman Indonesia.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela
