Di tengah peninjauan Bandar Udara Botawa bersama Gubernur Papua dan Bupati Waropen, suasana mendadak hangat saat Wakil Ketua I DPRK Waropen, Anthonius Rumboisano, yang mengenakan kemeja batik lengan panjang dan topi putih, menyampaikan singkatan unik BOTAWA yakni “Biar Orang Tahu Asli Warga Waropen.”(Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Dalam suasana hangat penuh keakraban, terselip momen menarik saat kunjungan kerja Gubernur Papua bersama Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si di Bandar Udara Botawa, Kabupaten Waropen.
Di sela peninjauan fasilitas bandara yang diproyeksikan menjadi pintu masuk kemajuan transportasi dan ekonomi daerah, Wakil Ketua I DPRK Waropen, Anthonius Rumboisano, mencuri perhatian dengan penjelasan unik tentang nama BOTAWA.
Dengan penuh semangat dan kebanggaan terhadap tanah seribu bakau, ia menyampaikan bahwa BOTAWA merupakan singkatan dari “Biar Orang Tahu Asli Warga Waropen.”
Ungkapan sederhana namun sarat makna itu langsung mengundang senyum dan tawa hangat dari rombongan yang hadir. Lebih dari sekadar candaan, kalimat tersebut mencerminkan identitas, kecintaan, dan rasa bangga masyarakat terhadap Waropen sebagai daerah akan terus berkembang dan memiliki masa depan cerah.
Momen itu sekaligus menjadi simbol harapan agar Bandar Udara Botawa tidak hanya dikenal sebagai fasilitas transportasi udara, tetapi juga menjadi wajah kemajuan Kabupaten Waropen yang semakin terbuka, dikenal luas, serta mampu menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang pembangunan di Papua.
BOTAWA sendiri diketahui merupakan Ibukota Kabupaten Waropen sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang pembentukan Kabupaten Waropen.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







