Waropen Kantongi Rp30,2 Miliar untuk Irigasi

Bupati Waropen Drs. Franciscus Xarius Mote, M.Si bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Papua memperlihatkan salam khas Kabupaten Waropen, “Ndi Sisiwo Ndi Korako”, usai pertemuan terkait persetujuan usulan pembangunan jaringan irigasi untuk Kabupaten Waropen di Balai Wilayah Sungai Papua. (Ft: Dok/HumPro)

WAROPEN | MEPAGO.CO  – Upaya Pemerintah Kabupaten Waropen dalam memperkuat sektor pertanian kembali membuahkan hasil.

Usulan pembangunan jaringan irigasi yang diajukan Pemkab Waropen kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua, resmi disetujui dengan nilai Rp30.205.654.000.

Persetujuan tersebut diperoleh dalam pertemuan Bupati Waropen Drs. Franciscus Xarius Mote, M.Si didampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) R.D. Melantono, ST, MT dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Papua, Dave Muchaimin, di Kantor Balai Wilayah Sungai Papua, Rabu 24 Juni 2026.

Anggaran senilai Rp30,2 miliar itu akan digunakan untuk pembangunan jaringan irigasi di Kabupaten Waropen dan direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026.

Program ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya untuk menunjang kebutuhan air bagi areal persawahan dan lahan pertanian produktif di Waropen.

Bupati Waropen Drs. Franciscus Xarius Mote, M.Si menyambut baik disetujuinya usulan tersebut.

Menurutnya, pembangunan jaringan irigasi merupakan kebutuhan mendasar dalam mendukung peningkatan produksi pertanian di daerah, terlebih di tengah komitmen pemerintah untuk memperluas lahan sawah dan memperkuat swasembada pangan.

Dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai Papua, Pemkab Waropen berharap pembangunan jaringan irigasi ini dapat memperkuat sistem pengairan lahan pertanian masyarakat.

Selain meningkatkan produktivitas hasil pertanian, proyek tersebut juga diharapkan menjadi penopang utama pengembangan kawasan pertanian di Waropen yang saat ini terus didorong pemerintah daerah.

Pertemuan antara Bupati Waropen dan pihak Balai Wilayah Sungai Papua itu sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat guna memperjuangkan program-program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pembangunan irigasi dinilai sangat penting karena tidak hanya menunjang sektor pertanian, tetapi juga menjadi fondasi bagi ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi masyarakat.

Pemkab Waropen berharap pekerjaan pembangunan jaringan irigasi yang telah disetujui tersebut dapat berjalan sesuai rencana pada tahun 2026, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Waropen. (HumPro)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *