Cegah Karhutla, Dandim 1709/Yawa Dorong Respons Cepat dan Sinergi Lintas Sektor

YAPEN | MEPAGO.CO – Mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akibat musim kemarau berkepanjangan, Komandan Kodim 1709/Yawa Letkol Inf Ahmad Albar, S.H., menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Ruang Rapat Setda Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (27/8/2026).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roy Palunga bersama Penjabat Sekretaris Daerah Cyprianus Y. Mambay, S.Pd., M.Si., dan diikuti unsur TNI/Polri, BPBD, Damkar, SAR, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, BMKG, PDAM serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam rapat, Wakil Bupati menekankan bahwa pencegahan harus menjadi langkah utama dalam menghadapi potensi Karhutla. Edukasi dan imbauan kepada masyarakat dinilai penting untuk mencegah aktivitas yang dapat memicu kebakaran sejak dini.

Sejalan dengan hal tersebut, Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Ahmad Albar mendorong seluruh pihak meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Hal tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran hutan dan lahan yang dapat meluas serta membahayakan lingkungan, masyarakat maupun kawasan hutan,” tegas Dandim.

Dandim juga meminta pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, khususnya di sekitar kawasan hutan, terus ditingkatkan. Pemerintah daerah diharapkan turut memberikan imbauan kepada perusahaan agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta memastikan setiap kegiatan memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Selain membahas langkah pencegahan, rapat juga mengevaluasi kesiapan personel serta sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla. Kesiapan tersebut dinilai penting agar seluruh unsur dapat bergerak cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kebakaran.

Penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD, BMKG, pemerintah daerah, unsur kehutanan, perusahaan dan instansi terkait lainnya. Setiap unsur diharapkan memiliki pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas serta memastikan kesiapan personel dan peralatan di lapangan.

Melalui koordinasi, komunikasi dan sinergi lintas sektor yang kuat, potensi Karhutla di Kabupaten Kepulauan Yapen diharapkan dapat dicegah dan ditangani secara cepat, terpadu dan efektif.

Kodim 1709/Yawa menyatakan siap mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla guna melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan di wilayah Kepulauan Yapen. (Pendim 1709/Yawa)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *