Hari Keempat, Tim SAR Perluas Pencarian Lima Penumpang Speed Boat ke Pesisir Yapen

Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., memberikan pengarahan kepada Tim SAR gabungan sebelum bergerak melakukan pencarian lima penumpang speed boat yang dilaporkan hanyut di perairan Waropen menuju wilayah Kepulauan Yapen, Kamis (27/8/2026). ft; Dok/Humas Polres Waropen

WAROPEN | MEPAGO.CO – Memasuki hari keempat pencarian, gabungan Tim SAR memperluas wilayah pencarian terhadap lima penumpang speed boat yang dilaporkan hanyut di perairan Waropen menuju wilayah pesisir Kepulauan Yapen, Papua. Pencarian dilakukan pada Kamis (27/8/2026) menggunakan Kapal KN SAR Wibisana 243 Biak.

Tim gabungan yang terdiri dari Polres Waropen, TNI AL Biak, TNI AD, dan Basarnas Biak Numfor bergerak dari Pelabuhan Serui sekitar pukul 06.40 WIT menuju perairan Teluk Cenderawasih. Pencarian menyisir sejumlah pesisir dan pulau-pulau di wilayah Kepulauan Yapen yang diduga menjadi lokasi hanyutnya speed boat beserta kelima penumpangnya.

Operasi pencarian dipimpin langsung Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., didampingi Kasat Intelkam Polres Waropen Ipda Angela Ribka Hawar, S.Sos., M.I.P., CPHR, Katim SAR Amirullah, Katim TNI AL Serda Nav Afgar A, dua personel TNI, personel Kodim 1709/Yawa, serta personel gabungan Polres Waropen, TNI AL, TNI AD dan Basarnas Biak Numfor.

Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto mengatakan, keterlibatan sejumlah unsur dalam operasi pencarian merupakan bentuk komitmen untuk memberikan perhatian penuh terhadap proses pencarian kelima penumpang.

“Dengan adanya gabungan Tim SAR ini, kami akan terus memberikan perhatian penuh dan memperbarui perkembangan pencarian di pesisir pulau-pulau Yapen. Kami juga akan mengerahkan kemampuan serta sumber daya yang dimiliki untuk membantu menemukan para korban,” ujar Tofan.

Selain menggunakan KN SAR Wibisana 243 Biak, Polres Waropen juga memperluas pencarian melalui Satuan Polairud bersama Komunitas Speed Kali Sanggei. Tim yang dipimpin Kasat Polairud Polres Waropen AKP Elton Jack Rumbiak menyisir sejumlah wilayah perairan, di antaranya Pulau Nau, Pulau Kuram, Pulau Miosnum, dan Pulau Mandenas.

“Di hari keempat ini, kami juga mengerahkan personel Satuan Polairud Polres Waropen bersama Komunitas Speed Kali Sanggei untuk melakukan pencarian di wilayah perairan Pulau Nau, Pulau Kuram, Pulau Miosnum, dan Pulau Mandenas guna memperluas wilayah pencarian,” kata Tofan.

Menurutnya, pencarian juga dilakukan secara bersamaan bersama Tim SAR gabungan di pesisir Kepulauan Yapen bagian barat serta sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi hanyutnya speed boat dan para penumpang.

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Waropen AKP Elton Jack Rumbiak mengatakan, pihaknya bersama Komunitas Speed Kali Sanggei mengerahkan dua unit speed boat untuk menyisir sejumlah wilayah yang menjadi fokus pencarian.

“Kami bersama Komunitas Speed Kali Sanggei akan bergerak dengan rute Pulau Nau, Pulau Kuram, Pulau Miosnum, dan Pulau Mandenas. Pencarian ini dilakukan untuk memastikan titik-titik yang diduga menjadi lokasi hanyutnya para korban,” jelas Elton.

Ia berharap upaya pencarian yang dilakukan secara terpadu tersebut segera membuahkan hasil dan kelima penumpang dapat ditemukan.

“Kami berharap pencarian ini segera membuahkan hasil dan kelima penumpang dapat ditemukan. Kami juga mengajak seluruh pihak yang memiliki informasi untuk segera menyampaikannya kepada petugas agar dapat membantu mempercepat proses pencarian,” ujarnya.

Polres Waropen memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk menemukan kelima penumpang speed boat yang hingga kini masih dalam pencarian. (Humas Polres Waropen(

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *