Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote bersama Wakil Bupati Yowel Boari dalam momen kebersamaan usai pelaksanaan apel beberapa waktu lalu. (Ft: Dok/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Wakil Bupati Waropen Yowel Boari menekankan pentingnya kerja sama, keseimbangan hak dan kewajiban, serta penyelesaian berbagai tugas pemerintahan secara bersama dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Waropen.
Hal itu disampaikan Yowel Boari saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Waropen, Senin, 28 September 2026, di halaman Kantor Bupati Waropen.
Dalam arahannya, Wabup menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini turut mendoakan Pemerintah Kabupaten Waropen, khususnya para tokoh agama.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para tokoh masyarakat yang telah memberikan dukungan berupa tanah untuk menunjang pembangunan di daerah.
“Terima kasih kepada semua pihak yang selalu mendoakan Pemerintah Kabupaten Waropen, terutama para tokoh agama. Terima kasih juga kepada para tokoh masyarakat yang sudah memberikan tanah untuk menunjang pembangunan di negeri ini,” ujar Boari.
Selain itu, Boari mengapresiasi keluarga-keluarga terkait, Sekretaris Daerah, jajaran keamanan, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi melalui komunikasi dan pembahasan secara baik.
Menurutnya, penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan kebersamaan perlu terus dipertahankan agar hubungan kerja antara pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dapat berjalan dengan baik.
“Semoga ke depan kita tetap bekerja sama untuk kebaikan semua,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Boari juga menyampaikan harapan agar ke depan terdapat ruang keterwakilan masyarakat adat dalam pemerintahan. Menurutnya, keterwakilan tersebut penting untuk memperkuat partisipasi masyarakat adat, termasuk dari berbagai keret yang ada di Kabupaten Waropen.
“Semoga ke depan ada perwakilan dari masyarakat adat di pemerintahan, sehingga ada perwakilan dari tiap-tiap keret yang ada,” ungkapnya.
Selain persoalan hubungan kerja dan keterwakilan masyarakat, Wabup turut mengapresiasi jajaran kepala OPD yang telah menyelesaikan dan menyediakan berbagai laporan yang diperlukan dalam pelaksanaan paripurna di DPRK Waropen.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Sekda bersama seluruh kepala OPD yang telah terlibat dalam proses penyusunan APBD Perubahan, sebagai bagian dari proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
Boari kemudian mengingatkan seluruh ASN agar memahami dan menjalankan hak serta kewajiban secara seimbang.
“Untuk kita semua, harus menyelaraskan hak dan kewajiban. Itu sangat penting dan harus diperhatikan,” tegasnya.
Ia juga meminta agar struktur organisasi pada sejumlah OPD yang masih terdapat posisi kosong menjadi perhatian. Penataan organisasi dinilai penting agar pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan secara efektif sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Selain itu, Boari mengingatkan setiap OPD agar memperhatikan proposal yang disampaikan masyarakat maupun pihak lain, terutama apabila program atau kegiatan tersebut memiliki dukungan anggaran.
Untuk proposal yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan, ia juga meminta agar memperhatikan komitmen atau “janji iman” yang telah disampaikan apabila memang berkaitan dengan dukungan dana keagamaan.
Menurutnya, perhatian terhadap proposal dan kebutuhan masyarakat perlu dilakukan secara tertib dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran serta ketentuan yang berlaku.
Di akhir arahannya, Wakil Bupati Waropen kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN dan pihak terkait yang telah hadir mengikuti apel gabungan.
Ia berharap kebersamaan, komunikasi dan kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipelihara dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Waropen. (Redaksi(
Editor: Tamrin Sinambela







