Anggota DPRK Waropen Yosephus Dori Tutup Usia

Jenazah almarhum Yosephus Dori terlebih dahulu dibawa ke Gedung DPRK Waropen sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya selama menjabat sebagai anggota DPRK Waropen. (Ft: Tamrin/mepago.co)

WAROPEN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Waropen menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya anggota DPRK Waropen, almarhum Yosephus Dori.

Ungkapan belasungkawa tersebut disampaikan Wakil Bupati Waropen, Yowel Boari, saat menghadiri upacara pelepasan dan pemakaman jenazah almarhum di Kabupaten Waropen, Rabu (1/7/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan kepergian Yosephus Dori merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Waropen, DPRK Waropen, dan seluruh masyarakat.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Waropen, pribadi, keluarga, dan seluruh masyarakat Waropen, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar yang ditinggalkan,” ujar Yowel Boari.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, sahabat, dan keluarga dalam prosesi pemakaman menjadi bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum selama hidup.

Menurutnya, Yosephus Dori merupakan salah satu putra terbaik Waropen yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat dan daerah. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, santun, mudah bergaul, dan dekat dengan masyarakat.

Yowel Boari mengenang pengabdian almarhum yang telah menjabat sebagai anggota DPRK Waropen selama dua periode. Amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Sebelum menjadi anggota legislatif, Yosephus Dori juga pernah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Waropen, termasuk dipercaya sebagai bendahara pada Dinas Pertambangan.

Selain kiprahnya di pemerintahan, almarhum juga dikenal memiliki kepedulian terhadap generasi muda, khususnya di Kampung Uri. Ia aktif mendorong kaum muda untuk menjaga persatuan, menghormati adat dan budaya, serta berperan dalam pembangunan kampung.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati turut menyampaikan penghiburan kepada istri, anak-anak, keluarga besar Dori, Rumboisano, keluarga Kampung Uri, keluarga angkat di Sowiwa, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Ia mengajak masyarakat menjadikan keteladanan almarhum sebagai inspirasi untuk terus mengabdi, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama membangun Kabupaten Waropen.

“Selamat jalan, putra terbaik Waropen. Terima kasih atas pengabdian, ketulusan, dan kebaikan yang telah diberikan bagi masyarakat dan daerah,” tutup Wakil Bupati.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *