Papua Siap Selenggarakan PON XX

oleh -108 views
Sekum PB PON XX Papua Elly Loupatty didampingi sekum KONI Papua, Kenius Kogoya, ,Suwarno, tim Delegate bersama-sama, masing-masing Pengprov memukul tifa sebagai pertanda dibukanya acara. (FT : Robin Sinambela)

MEPAGO. CO. JAYAPURA- Ketua Umum PB PON XX 2021 Papua lewat Sekretaris Umum PB PON menyatakan kesiapan PB PON Papua menyelenggarakan PON XX tahun 2021 di tanah Papua.

Kesiapan itu disampaikan Sekum PB PON XX 2021 Papua, Elly Loupatty pada pembukaan rapat verifikasi teknis pelaksanaan pertandingan cabang olahraga dan kegiatan penyusunan technical handbook PON XX Papua 2021 di Hotel Mercure, Minggu sore 14 Februari 2021. ‘’Kita siap menggelar PON XX di Papua,’’ kata Elly.

Turut hadir pada pembukaan rapat verifikasi teknis pelaksanaan pertandingan cabang olahraga dan kegiatan penyusunan technical handbook ketua panitia pengawas dan pengarah (Panwasrah) PON XX Papua 2021 Suwarno, tim deliget masing-masing 37 cabang olahraga, sekum KONI Papua, Kenius Kogoya dan pengurus provinsi (Pengprov) cabor.

Kesiapan itu kata Elly bisa dilihat dari pembangunan sarana dan prasarana kini hampir rampung seluruhnya. Demikian juga akomodasi semua peserta siap ditanggung PB PON, termasuk konsumsinya. ‘’Untuk konsumsi saja nilinya hampir 1 triliun,’’ katanya.

Proses Melelahkan

Ketua ketua Panwasrah PON XX Papua 2021 Suwarno mereviuw kebelakang bahwa untuk menjadi tuan rumah PON XX Papua, prosesnya cukup panjang dan melelahkan. Namun berkat tekad yang bulat dari saudara Yusuf Yambe dan kawan-kawanya Papua menjadi tuan rumah terus digelorakan.

Sebab alasanya sangat kuat, jika bukan saat ini kapan lagi Papua menjadi tuan rumah PON. Demikian juga saat proses penyusunan dan penetapan cabang olahraga, sebelum ditetapkan 37 cabor, terjadi tarik ulur cabor apa saja yang dipertandingkan di PON XX Papua. Yusuf Yambe denga  perhitungan dan pertimbangan yang cukup matang bersama KONI Pusat memutuskan 37 cabor dengan 6.488 atlet. ‘’Kuota ini sudah finish. Saya minta tidak ada lagi perubahan kuota. Jadi sampe sekarang pendaftaran masih dalam bentuk long list,’’ tegasnya. (***)

Editor : Robin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *