Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., memanggil salah seorang pegawai PPPK tertua untuk berdiri di sampingnya saat memimpin apel khusus PPPK di halaman Kantor Bupati Waropen. Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian panjang sebagai tenaga honorer sekaligus motivasi bagi seluruh PPPK agar terus bekerja dengan disiplin, penuh semangat, dan bertanggung jawab dalam melayani masyarakat. (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO CO – Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si. mulai menerapkan pola baru pelaksanaan apel di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waropen sebagai upaya meningkatkan disiplin dan memastikan tingkat kehadiran aparatur sipil. Kebijakan tersebut diterapkan saat memimpin apel khusus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di halaman Kantor Bupati Waropen, Selasa (4/8/2026) pagi.
Dalam apel tersebut, Bupati turun langsung melakukan absensi satu per satu terhadap para pegawai PPPK. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui secara pasti tingkat kehadiran pegawai sekaligus mengevaluasi kedisiplinan aparatur di lingkungan pemerintah daerah.


Bupati menjelaskan, mulai pekan ini pelaksanaan apel akan dibedakan antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK. Apel setiap hari Senin dikhususkan bagi ASN, sedangkan apel hari Selasa diperuntukkan bagi PPPK.
“Mulai sekarang apel dibagi. Hari Senin khusus ASN, sedangkan hari Selasa khusus PPPK. Dengan begitu kita bisa melihat siapa yang benar-benar disiplin mengikuti apel, apakah ASN atau PPPK,” tegas Bupati di hadapan peserta apel yang tetap mengikuti kegiatan di bawah terik matahari pagi.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para PPPK yang hadir mengikuti apel. Namun, ia juga menyoroti masih adanya pegawai yang tidak hadir dengan alasan sakit.
Menurutnya, setiap pegawai yang berhalangan hadir karena sakit wajib melampirkan surat keterangan dokter sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi.
Kebijakan tersebut, kata Bupati, merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan bertanggung jawab.
Bupati juga mengingatkan seluruh PPPK agar mensyukuri status yang kini telah diperoleh setelah melalui perjuangan panjang sebagai tenaga honorer.
Ia menilai banyak PPPK yang telah mengabdi selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, sebelum akhirnya diangkat menjadi pegawai pemerintah.
“Bapak dan Ibu sudah berjuang lama, bahkan ada yang mengabdi puluhan tahun sebagai honorer. Sekarang sudah menjadi PPPK, maka tunjukkan semangat kerja, laksanakan tugas dengan baik dan benar, serta buktikan bahwa perjuangan panjang itu membawa tanggung jawab yang besar dalam melayani masyarakat,” pesannya.
Apel khusus PPPK tersebut turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Waropen Bob Woriori, S.STP., M.Si., para Asisten Setda, serta jajaran Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Waropen.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







