Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka 2617 Waropen secara resmi melepas Kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen kepada perwakilan peserta untuk dikibarkan selama pelaksanaan Jambore Nasional sebagai simbol amanah, semangat, dan kehormatan dalam membawa nama baik Kabupaten Waropen di tingkat nasional. (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Mentari pagi yang menyinari halaman Kantor Bupati Waropen, Selasa (4/8/26) pagi, seolah berpadu dengan semangat dan senyum para anggota Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka 2617 Waropen. Meski sengatan matahari mulai terasa, suasana tetap sejuk oleh antusiasme para peserta yang bersiap mengemban amanah mewakili Kabupaten Waropen di ajang pertemuan Pramuka terbesar di Indonesia.
Kontingen secara resmi dilepas oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si. Dalam prosesi tersebut, Bupati memberikan motivasi sekaligus pesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi nama baik daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Mote menegaskan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan wahana pendidikan karakter yang sangat strategis bagi generasi muda Indonesia.
“Jambore Nasional merupakan wahana pendidikan karakter yang sangat strategis. Di sanalah para Pramuka dari seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, dipersatukan dalam semangat persaudaraan, gotong royong, kepemimpinan, cinta tanah air, serta penghormatan terhadap keberagaman bangsa. Nilai-nilai inilah yang kelak menjadi bekal berharga dalam membangun masa depan Indonesia,” ujar Bupati.

Bawah: Kamabicab dan Ka Kwarcab 2617 Waropen mengabadikan momen kebersamaan bersama seluruh kontingen sebagai bentuk dukungan dan semangat sebelum bertolak mewakili Kabupaten Waropen pada Jambore Nasional XII Tahun 2026. Semoga membawa nama baik Waropen, meraih pengalaman berharga, serta mengukir prestasi di tingkat nasional. (Ft: Tamrin)

Ia mengingatkan bahwa keberangkatan kontingen Waropen bukan hanya membawa nama pribadi, keluarga, sekolah maupun gugus depan, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Waropen yang dikenal sebagai Negeri Sejuta Bakau.
“Setiap sikap, perkataan, dan tindakan kalian akan menjadi cerminan karakter masyarakat Waropen di mata peserta dari seluruh Indonesia. Karena itu, jagalah nama baik dan kehormatan daerah dengan menunjukkan sikap sopan santun, disiplin, taat aturan, serta berkarakter luhur,” pesannya.
Selain menjaga nama baik daerah, Bupati juga meminta para peserta memanfaatkan momentum Jambore Nasional untuk memperkenalkan budaya, seni, tradisi, dan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Waropen kepada peserta dari berbagai provinsi.
Menurutnya, ajang nasional tersebut merupakan kesempatan emas untuk memperluas wawasan, mempererat persahabatan lintas daerah, serta memperkuat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bupati Mote turut menitipkan pesan agar seluruh peserta selalu mengutamakan kesehatan, keselamatan, dan kedisiplinan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia meminta para peserta mematuhi arahan para pembina dan pimpinan kontingen serta menjaga kondisi fisik agar dapat mengikuti kegiatan hingga selesai dan kembali ke Waropen dalam keadaan sehat dan selamat.
“Saya percaya pengalaman selama Jambore Nasional akan menjadi bekal kehidupan yang sangat berharga. Kalian akan belajar menghargai perbedaan, melatih kepemimpinan, memperkuat kemandirian, sekaligus mengembangkan kemampuan bekerja sama. Pengalaman seperti ini tidak selalu diperoleh di ruang kelas, tetapi akan membentuk karakter yang kuat sepanjang kehidupan,” katanya.
Kepada para pembina, pelatih, dan pimpinan kontingen, Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda Waropen.
Ia menilai keberhasilan seorang peserta tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pribadi, tetapi juga lahir dari ketelatenan para pembina yang mendidik dengan kesabaran, keteladanan, dan kasih sayang.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh orang tua dan wali murid yang telah memberikan doa, dukungan, serta kepercayaan kepada putra-putri mereka untuk mengikuti Jambore Nasional.
“Restu orang tua adalah kekuatan yang tidak terlihat, tetapi mampu menguatkan langkah anak-anak dalam menghadapi setiap tantangan. Semoga kebanggaan hari ini menjadi awal dari prestasi-prestasi yang lebih besar di masa mendatang,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Waropen untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Menurutnya, investasi terbaik sebuah daerah bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Dari tangan generasi muda yang berkualitas itulah masa depan Waropen akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Mote menitipkan pesan inspiratif kepada seluruh anggota kontingen.
“Prestasi mungkin membuatmu dikenal, tetapi karakter baik akan membuatmu dikenang. Karena itu, berangkatlah dengan semangat, pulanglah dengan pengalaman, prestasi, dan kebanggaan untuk Waropen. Selamat mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi setiap langkah perjalanan kalian.”
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







