Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bersama Wakil Bupati Yowel Boari berfoto bersama usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) III KNPI Kabupaten Waropen di Gedung Serbaguna Hotel Elfanso Widuri, Senin (10/8/2026). Ft: Tamrin/mepago.co
WAROPEN | MEPAGO.CO – Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Waropen di Gedung Serbaguna Hotel Elfanso Widuri, Senin (10/8/2026).
Musda III KNPI Kabupaten Waropen mengusung tema “Satukan Pemuda Bangun Waropen Bersama Pemerintah” dengan semangat “Ndi Sowosio – Ndi Korako” yang berarti “Kita Bersatu – Kita Kuat.”
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Waropen Yowel Boari, Wakil Ketua III DPRK Waropen bersama sejumlah anggota DPRK, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA), serta perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di Kabupaten Waropen.
Dalam sambutannya, Bupati Mote memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musda KNPI yang dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan pemuda dan membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Waropen saat ini. Ia menegaskan, pemuda memiliki peran strategis dalam menyatukan berbagai OKP sekaligus menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah.
“Tema ini sangat bagus, satukan pemuda membangun Waropen bersama pemerintah. Ndi Sowosio – Ndi Korako, kita bersatu, kita kuat,” ujar Bupati.
Bupati mengatakan, Waropen merupakan daerah yang terbuka dan memiliki landasan kebersamaan yang kuat. Karena itu, ia berharap pemuda dapat menjaga persatuan dengan menghormati para orang tua serta para pendahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam perjalanan bangsa. Menurutnya, generasi muda merupakan kekuatan yang memiliki kemampuan untuk membawa perubahan apabila diarahkan dan dipersatukan dalam tujuan yang positif.
“Pemuda sangat penting. Saya perlukan OKP harus bersatu. Pemerintah membutuhkan pemuda yang kritis. Pemuda menjadi harapan bagi Waropen dalam membawa perubahan,” katanya.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan pemuda yang mampu menyampaikan kritik secara konstruktif. Kritik, kata dia, harus disertai gagasan dan solusi yang dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Kita membutuhkan pemuda yang kritis dalam menyampaikan gagasan, tetapi juga konstruktif dalam menawarkan solusi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap Musda III KNPI dapat berlangsung secara demokratis, tertib dan bermartabat dengan mengutamakan kepentingan organisasi serta masa depan pemuda Waropen.
Ia juga mengajak seluruh peserta menghormati siapa pun yang nantinya memperoleh amanah untuk memimpin KNPI Kabupaten Waropen sebagai hasil dari proses musyawarah bersama.
“Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah, mari kita hormati sebagai hasil musyawarah bersama dan kita dukung untuk menjalankan tanggung jawabnya,” ujarnya.
Bupati berharap Musda III KNPI mampu melahirkan kepemimpinan yang dapat merangkul seluruh elemen kepemudaan, menjaga kebersamaan, serta meningkatkan kontribusi KNPI bagi kemajuan Kabupaten Waropen.
Kepemimpinan tersebut, kata dia, harus mampu berjalan sejalan dengan semangat pembangunan daerah menuju “Waropen Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan.”
Kepada seluruh peserta Musda, Bupati berpesan agar proses musyawarah dilakukan dengan kepala dingin, hati terbuka dan pandangan jauh ke depan.
“Jangan mencari siapa yang paling kuat, tetapi carilah siapa yang paling mampu membawa pemuda Waropen menjadi lebih kuat,” pesannya.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







