Kapal cepat tidak berlayar akibat cuaca buruk. Tampak kapal sedang sandar di Pelabuhan Biak menunggu kondisi laut kembali membaik. (Ft: IST)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Akibat kondisi cuaca buruk yang melanda perairan Papua, khususnya wilayah utara kawasan Saireri, pada Selasa (13/01/2026), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Biak, melalui Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP), mengeluarkan imbauan sekaligus larangan kepada seluruh pengguna jasa laut untuk tidak melakukan aktivitas pelayaran.
Sebagai tindak lanjut atas instruksi tersebut, kapal Express Bahari 99B yang melayani rute Biak–Waren–Serui tidak beroperasi sementara waktu. Kebijakan ini diambil demi keselamatan pelayaran, mengingat situasi dan kondisi laut yang tidak memungkinkan untuk berlayar.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Nakhoda Express Bahari 99B, Eko Wahyudi, saat dikonfirmasi media ini.
“Kami tidak diizinkan melakukan pelayaran karena situasi dan kondisi laut yang tidak memungkinkan untuk berlayar,” tegasnya.
Sementara itu, di wilayah perairan pantai Waropen, khususnya sepanjang ruas jalan Waren–Urei Faisei, pantauan media hingga berita ini diturunkan menunjukkan hembusan angin kencang dan gelombang laut yang cukup tinggi. Suara angin dan pukulan ombak yang membahana masih terdengar di sepanjang garis pantai.
Menyikapi kondisi tersebut, Eko menyampaikan bahwa kapal cepat akan kembali berlayar setelah cuaca membaik, demi menjamin kenyamanan dan keselamatan pelayaran di setiap rute. Saat ini, kapal cepat masih berada di Pelabuhan Biak.
Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau untuk tetap waspada, menunda aktivitas di laut, serta mematuhi arahan otoritas pelabuhan hingga kondisi cuaca dinyatakan aman.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editir: Tamrin Sinambela
