Hangatkan Rembai, Satgas TMMD 127 Kodim 1709/Yawa Berbagi Ceria dengan Anak-Anak

YAPEN | MEPAGO.CO –  Di tengah padatnya kegiatan pembangunan fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1709/Yawa, terselip momen hangat yang menyentuh hati di Kampung Rembai, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen, Rabu (18/02/2026).

Adalah Serda Ardo Amsamsyum, salah satu personel Satgas TMMD, yang memanfaatkan waktu istirahatnya untuk berkumpul bersama anak-anak kampung.

Di sela kesibukannya membantu percepatan pembangunan, ia memilih duduk bersama mereka, membagikan permen, serta mengajak bernyanyi lagu-lagu sekolah minggu dengan penuh keceriaan.

Suasana sederhana itu pun berubah menjadi penuh tawa dan kebahagiaan. Anak-anak yang sebelumnya hanya melihat para prajurit bekerja, kini dapat merasakan langsung kehangatan dan kedekatan bersama TNI.

Dengan antusias, mereka mengikuti setiap lagu yang dinyanyikan, bahkan berebut ingin duduk lebih dekat dengan sosok “Om Tentara” yang ramah tersebut.

Serda Ardo mengatakan, kebersamaan dengan anak-anak merupakan bagian dari pengabdian yang tak kalah penting dibanding pembangunan fisik.

Melihat mereka tersenyum dan tertawa sudah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kehadiran TNI melalui TMMD bukan hanya membangun rumah atau infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan serta menumbuhkan harapan bagi generasi muda,” ujarnya.

Menurutnya, anak-anak adalah masa depan Kampung Rembai. Perhatian sederhana seperti bermain dan bernyanyi bersama diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, serta cita-cita yang tinggi.

Kehadiran Satgas TMMD di Kampung Rembai tidak hanya menghadirkan bangunan yang berdiri kokoh, tetapi juga mempererat jalinan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Interaksi hangat seperti yang dilakukan Serda Ardo menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam kehidupan sehari-hari.

Sore itu, tawa anak-anak yang menggema di Kampung Rembai menjadi saksi bahwa pengabdian sejati bukan hanya tentang kerja keras, melainkan juga tentang ketulusan hati. (PENDIM 1709)

 

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *