Jembatan Kerangka Baja Diujung Paling Timur Daratan Yapen Diresmikan

 26 total views

MEPAGO.CO, SERUI – Jika Distrik Rainbawi wilayah paling Timur daratan yang dimiliki kabupaten kepulauan Yapen adalah salah satu wilayah Distrik yang terisolir akibat moda transportasi darat belum tembus dikarenakan jembatan yang menghubungkan dua distrik terdekat yaitu Distrik Yapen Timur dan Distrik Rainbawi belum bagus. Maka, sejak diresmikannya pengoperasian jembatan kerangka baja berlantai papan, panjang 22 M dan lebar 4 M tepatnya di Kampung Woda. Maka, seiring itu pula, wilayah Distrik Rainbawi tidak lagi wilayah terisolir karena akses masuk ke Distrik Rainbawi sudah bisa ditempuh dengan kendaraan, mulai kendaraan roda dua, roda empat sampai roda enam.

Jembatan yang dinamai jembatan Warebai, Sabtu (04/07/20) siang di Kampung Woda, langsung diresmikan Bupati Yapen Tonny Tesar, S.Sos, ditandai dengan penguntingan pita. Hadir juga seluruh Muspida mulai Ketua DPRD yang diwakili anggota DPRD Eduard Norman Banua, ST, Kajari Marcello Bellah, SH, MH, Kapolres Kariawan Barus, SH, SIk, MH, Dandim 1709/Yawa Letkol Inf. Leon Pangaribuan, SH, Ketua Pengadilan Negeri Serui Yance Patiran, SH, MH, Sekda Ir. Alexander Nussy, MM, Asisten III Setda Erni R Tania, SIp, Kepala Badan Kesbangpol Sony A Woria, Kadis tenaga kerja Alfredo Worabay, Kadis Pariwisata, Kabag Umum Setda Yapen dan para staf Setda, Kadistrik Rainbawi Hendrikus Watori SE, para Kepala Kampung Sedistrik Rainbawi dan warga masyarakat.

Jembatan Warebai adalah jembatan pertama, diresmikan di paling timur daratan kabupaten kepulauan Yapen. Kedepan jembatan yang lain akan dibangun, untuk memperlancar moda transportasi darat ke wilayah bagian Timur Yapen. Demikian diungkapkan Bupati Tonny Tesar saat meresmikan jembatan.

Dikatakannya, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan adalah sektor unggulan yang harus di pacu pada era kepemimpinannya di periode ke-2 bersama Wabup Frans Sanadi. “Membangun infrastruktur berarti membuka wilayah yang masih terisolir. Biasnya, sektor lainnya akan bertumbuh baik, mulai pendidikan, kesehatan, perekonomian hingga kesejahteraan masyarakat akan lebih baik kedepan,” ungkapnya.

Lebih jauh Tonny mengemukakan peningkatan pembangunan jalan secara bertahap akan dipacu untuk seluruh jalan trans Yapen. “Distrik Rainbawi jalannya belum diaspal, Kedepan jalan aspal harus masuk,” ujarnya.

Ia mengharapkan jembatan yang baru diresmikan, Pemerintah Distrik, Pemerintah Kampung dan seluruh masyarakat harus menjaganya demi kelangsungsungan dan kelancaran moda transportasi.

“Saya yakin masyarakat akan menjaganya, karena kerinduan dan impian masyarakat Rainbawi sekian puluh tahun lamanya jembatan yang permanen sudah dibangun pemerintah,” pintahnya.

Sekedar diketahui Bupati bersama rombongan menuju Distrik Rainbawi menggunakan moda transportasi laut yaitu speedboat dari Pantai Kampung Serui Laut dan mendarat di pantai Andey. Usai kegiatan selama 8 jam di Distrik Rainbawi, Bupati bersama rombongan kembali ke Kota. Dalam perjalanan pulang kurang lebih 1,5 jam, speedboat yang membawa rombongan Bupati diterpa arus laut dan gelombang, namun Bupati bersama rombongan tiba di Kota dengan selamat dan sehat. (***)

Editor: Jerry Sinambela

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *