Kabag Ops Polres Waropen AKP Frits B. Arera, S.Sos (kedua dari kiri) bersama Kepala Suku Watopa Paulus Serumah (paling kanan) dan keluarga saat pertemuan membahas pemalangan sejumlah kantor dinas di Kampung Batu Zaman, Kamis (24/9/2026). Ft: Tamrin/mepago.co
WAROPEN | MEPAGO.CO – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif terus dilakukan Polres Waropen menyikapi pemalangan sejumlah kantor dinas di Kampung Batu Zaman, Distrik Waropen Bawah.
Sebagai bagian dari pendekatan persuasif, Kapolres Waropen AKBP Tofan Indriyanto, S.Sos, menugaskan Kabag Ops AKP Frits B. Arera, S.Sos untuk bertemu dengan keluarga besar Watopa di Kampung Paradoi, Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen, Kamis (24/9/2026).
Pertemuan berlangsung di rumah keluarga besar Watopa dan dihadiri Kepala Suku Watopa Paulus Serumah bersama keluarga. Dalam pertemuan tersebut, Kabag Ops menyampaikan maksud kedatangannya sekaligus membangun komunikasi dengan keluarga terkait situasi pemalangan sejumlah kantor OPD di Kampung Batu Zaman.
Dalam suasana kekeluargaan, Frits Arera mengajak Kepala Suku Watopa dan keluarga untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap aman dan kondusif. Ia juga berharap palang yang terpasang di sejumlah kantor dinas dapat dibuka sehingga aktivitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat dapat berjalan kembali.
“Kita harus tetap menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Waropen agar tetap kondusif. Karena itu, kami berharap keluarga dapat mempertimbangkan untuk membuka palang,” ujar Frits kepada media ini usai pertemuan..
Menurutnya, komunikasi dan dialog menjadi salah satu langkah penting dalam menyelesaikan setiap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Karena itu, pihak kepolisian berupaya membangun komunikasi secara langsung dengan keluarga untuk mencari jalan keluar yang dapat diterima bersama.
Sementara itu, Kepala Suku Watopa Paulus Serumah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kabag Ops yang datang menemui keluarga secara langsung.
Paulus mengatakan, pihak keluarga menerima penyampaian yang disampaikan Kabag Ops. Namun, terkait pembukaan palang, keluarga berharap adanya pertemuan langsung bersama Bupati atau pejabat yang mendapat mandat dari pemerintah daerah untuk membahas persoalan tersebut.
“Penyampaian Bapak Kabag Ops kami terima. Tetapi kami akan membuka palang apabila Bupati atau utusan Bupati yang dipercayakan dapat bersama-sama langsung membahas persoalan ini,” kata Paulus.
Ia menambahkan, keluarga berharap apa yang menjadi persoalan dapat dibicarakan secara terbuka sehingga terdapat kejelasan dan tindak lanjut terhadap hal-hal yang sebelumnya telah disampaikan oleh pihak terkait.
“Bagi kami bukan hanya janji, tetapi apa yang pernah diutarakan pejabat itulah yang kami tunggu,” ujarnya.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara aparat keamanan dan keluarga besar Watopa. Kedua pihak diharapkan tetap mengedepankan dialog dan menjaga situasi keamanan di wilayah Waropen agar tetap aman dan kondusif, sembari mencari penyelesaian terhadap persoalan yang menjadi dasar pemalangan.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







