Dalam gambar: Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Kapolda Papua, Kompol Ardiyan Ukie Hercahyo, S.I.K., M.I.K., dan AKBP Herzoni Saragih, S.I.K., M.H., pada momen Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan usai upacara. (Ft: Tamrin)
JAYAPURA | MEPAGO,CO – Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Kapolda Papua, memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) di lapangan apel Mapolda Baru Koya Koso pada Rabu, 10 Juli 2024.
Acara ini melibatkan penggantian 11 Kapolres dan seorang Kabid KEU Polda Papua, termasuk dua pejabat dari Polres Kepulauan Yapen.
Kompol Ardiyan Ukie Hercahyo, S.I.K., M.I.K., resmi menggantikan AKBP Herzoni Saragih, S.I.K., M.H., sebagai Kapolres Kepulauan Yapen. Ardiyan sebelumnya menjabat sebagai Kasubbid Penmas Humas Polda Papua, sementara Herzoni kini menjabat sebagai Wadir Polairud Polda Papua.
Di samping itu, Wakapolres Kepulauan Yapen, KOMPOL Nur Salam Saka, S.Pd., M.M., juga dilantik sebagai Kapolres Lanny Jaya, menggantikan posisi AKBP Umar Nasatekay, S.I.K.
Setelah upacara, Irjen Fakhiri menyampaikan harapannya agar para Kapolres baru segera melaksanakan kebijakan Kapolda dalam mengamankan Pilkada. “Saya yakin para Kapolres baru akan cepat menyesuaikan diri di tempat tugas baru karena semuanya berasal dari Polda Papua,” kata Irjen Fakhiri kepada media.
Sertijab ini merupakan bagian dari regenerasi Polri dan rotasi jabatan untuk mencegah kejenuhan serta memperkuat kebijakan pengamanan dalam persiapan Pemilu.
“Kami berharap para pejabat baru dapat segera beradaptasi dan berkoordinasi dengan baik bersama Pemda, TNI, dan penyelenggara Pemilu, guna memastikan pelaksanaan Pilkada di Papua berjalan aman dan damai,” ujar Irjen Fakhiri.
Irjen Fakhiri juga menegaskan keyakinannya bahwa para Kapolres yang baru dilantik akan cepat beradaptasi dan melaksanakan kebijakan untuk mendukung kesuksesan Pilkada di Papua.
Upacara Sertijab ini juga menjadi momentum untuk melanjutkan kebijakan dan program kerja yang telah diimplementasikan sebelumnya, serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.
Editor: Tamrin Sinambela