Karya Bhakti Pembersihan Bahu Jalan di Nonomi Tuai Apresiasi Warga

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Waropen, Nathan Simunapendy (tengah), bersama personel TNI (kiri) dan warga masyarakat disela-sela kegiatan karya bhakti pembersihan bahu jalan di Kampung Nonomi, Distrik Waropen Bawah. (Ft: Tamrin/mepago.co)

WAROPEN | MEPAGO.CO –  Program pembersihan bahu jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer di Kampung Nonomi, Distrik Waropen Bawah, mendapat apresiasi dari masyarakat. Kegiatan karya bhakti ini melibatkan Pemerintah Kampung Nonomi, personel TNI dari Yonif TP 860/NSK, serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Waropen, Rabu (4/2/2026).

Ketua DPC Partai Gerindra Waropen, Nathan Simunapendy, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program nasional yang menekankan pentingnya gerakan pembersihan.

“Program Bapak Presiden terkait gerakan pembersihan yang disampaikan dalam rakornas baru-baru ini mendapat respons positif, khususnya di Kampung Nonomi. Kami bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana berkat dukungan banyak pihak,” ujar Nathan di sela-sela kegiatan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada personel TNI dan warga Kampung Nonomi yang telah menunjukkan semangat gotong royong demi menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan sehat.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.

Nathan menegaskan, karya bhakti tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Partai Gerindra. Melalui kegiatan sosial seperti ini, pihaknya ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi daerah.

Warga setempat pun menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai membantu memperindah kawasan jalan serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, pembersihan bahu jalan diharapkan dapat mengurangi risiko genangan air dan menjaga kelestarian lingkungan.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, sehingga budaya gotong royong tetap terjaga dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Waropen.

 

Penulis: Tanrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *