KONI Papua Gelar TC Sentralisasi dan Desentralisasi Akhir Juli

 32 total views

445 Masuk Kategori Atlet Utama Lakukan TC Sentralisasi
MEPAGO.CO. JAYAPURA- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua pastikan akhir Juli ini bakal mengelar Training Center (TC) Sentralisasai dan Desentralisasi persiapan PON 2021 selama enam bulan kedepan.
Hal itu disampaikan sekretaris umum KONI Papua, Kenius Kogoya, S.P, M.Si seperti dikutip dari halaman papua.co.id. Bahkan kata Kenius program tersebut, menurut Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya, sudah mendapat persetujuan Gubernur Papua, Lukas Enembe yang juga sebagai ketua umum KONI Papua.
“Bapak Gubernur Lukas Enembe selaku Ketua KONI Papua sudah menyetujui program kerja KONI terkait dengan TC Sentralisasai dan Desentralisasi persiapan PON 2021,” ujar Kenius Kogoya.
Kenius pada kesempatan itu, berharap para pelatih mempersiapkan mental dan fisik seluruh atlet. Sehingga proses TC selama enam bulan tersebut, menghasilkan sosok atlet yang mampu menorehkan prestasi dan medali untuk mengharumkan nama Papua.
Sementara dari 1.028 atlet PON Papua, sebanyak 445 masuk kategori sebagi atlet utama yang akan melakukan TC sentralisasi. Sebanyak 583 atlet sisanya (Madya), akan tetap melakukan latihan desentralisasi di rumah masing-masing. Demikian juga untuk atlet yang melakukan TC sentralisasi dan desentralisasi, seluruh hah-haknya akan tetap disalurkan.
RENCANA PERIODISASI
Ketua Binpres Koni Papua, Freddy Sokoy, meminta para pelatih agar menyusun rencana periodisasi latihan dengan baik. Hal ini penting kata Freddy dilakukan menjelang program TC Sentralisasi dan Desentralisasi. 
Bahkan Freddy Sokoy yang juga sebagai Dosen Uncen ini memastikan, KONI Papua akan melakukan evaluasi terhadap para pelatih dan asistennya untuk meningkatkan mutu dan kualitas para atlet. “Artinya jika dalam evaluasi asisten pelatih memiliki kemampuan lebih baik, maka pelatih kepala bisa (digantikan),” tegasnya. (***)
Editor : Robin Sinambela

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *