Malam Taptu Waropen Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., menyalakan api obor kepada tiga perwakilan peserta sebagai tanda dimulainya rangkaian pawai obor Malam Taptu dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kantor Bupati Waropen, Minggu (16/8/2026) malam. Ft: Tamrin/mepago.co

WAROPEN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Waropen menggelar Upacara Malam Taptu sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Waropen, Jalan Inpres Waren, Minggu (16/8/2026) malam.

Upacara dimulai sekitar pukul 18.15 WIT dengan Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan kembali semangat perjuangan, persatuan, dan pengabdian dalam mengisi kemerdekaan.

Turut hadir Wakil Bupati Waropen Yowel Boari, Ketua DPRK Waropen Yennike Dippan, Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., Wakapolres Waropen Kompol Soeparimanto, S.H., Danyonif TP 860/NSK Letkol Inf Alfa Erydani, S.Hub.Int.Han., Pabung Kodim 1709/Yawa di Kabupaten Waropen Mayor Inf Marsamuel Z. Makanuay, S.Th., Int.Han., Plt. Sekda Waropen Bob Woriori, S.STP., M.Si., Kabag Ops Polres Waropen AKP Frits B. Arera, S.Sos., serta para pimpinan OPD.

Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Waropen Ny. Bernadeta Goo Mote, S.H., Ketua GOW Kabupaten Waropen Ny. Yohana Boari, Ketua Dharma Wanita Ny. Apia Woriori, serta unsur lainnya. Peserta upacara terdiri atas personel TNI-Polri, ASN, dan peserta drum/mars band.

Dalam rangkaian Upacara Malam Taptu, Bupati Waropen menyalakan api obor yang kemudian diserahkan kepada tiga perwakilan peserta. Penyalaan obor tersebut menjadi simbol dimulainya pawai obor sebagai bagian dari tradisi menyambut detik-detik pergantian tanggal menuju 17 Agustus.

Foto atas: Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., saat memimpin Upacara Malam Taptu dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kantor Bupati Waropen, Minggu (16/8/2026) malam.
Foto bawah: Suasana peserta saat mengikuti pawai obor dari halaman Kantor Bupati Waropen menuju aula SMAN Waren sebagai bagian dari rangkaian Malam Taptu menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Ft: Tamrin)

Setelah upacara, peserta melaksanakan pawai obor dari halaman Kantor Bupati Waropen menuju gedung aula SMAN Waren dengan jarak kurang lebih 700 meter. Pawai berlangsung dalam suasana penuh semangat kebangsaan dan menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Fransiscus Xaverius Mote mengatakan Malam Taptu memiliki makna khusus karena dilaksanakan beberapa saat sebelum bangsa Indonesia memasuki 17 Agustus, hari bersejarah ketika kemerdekaan Republik Indonesia diperingati.

“Malam Taptu bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali mengingat perjalanan bangsa dan menghargai jasa para pahlawan yang telah mewariskan kemerdekaan kepada kita,” ujar Bupati.

Menurutnya, cahaya obor yang dibawa dalam pawai merupakan simbol semangat perjuangan yang harus terus menyala dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Jika dahulu para pahlawan berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan itu melalui persatuan, pengabdian, menjaga pelayanan yang baik, serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Bupati menegaskan, perjuangan dalam mengisi kemerdekaan tidak selalu diwujudkan melalui hal-hal besar. Memberikan pelayanan dengan tulus, bekerja dengan jujur, menjaga lingkungan, mendukung pendidikan anak-anak, membantu sesama, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat merupakan bagian dari upaya mengisi kemerdekaan.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan membangun Kabupaten Waropen. Pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, perempuan, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi.

“Ketika peran-peran tersebut berjalan bersama, perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan yang sama,” tuturnya.

Khusus kepada generasi muda Waropen, Bupati berpesan agar semangat yang dilambangkan melalui cahaya api obor dapat menjadi inspirasi untuk terus belajar, berkarya, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Masih banyak hal yang harus kita kerjakan bersama. Masa depan Waropen bukan hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga berada di tangan generasi muda yang hari ini sedang mempersiapkan dirinya untuk menjadi penerus,” katanya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperbarui semangat kebersamaan dan pengabdian.

“Tidak perlu melihat siapa yang paling besar perannya, tetapi mari melihat apa yang dapat kita lakukan bersama untuk Waropen dan Indonesia. Sebab kemerdekaan akan semakin bermakna ketika manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *