Nicolas Wenda Minta ASN Ikut Pilkada Segera Mengundurkan Diri

 42 total views

DARI !6 ASN CALON, BARU 2 ORANG YANG MENGAJUKAN PENGUNDURAN DIRI

MEPAGO.CO. JAYAPURA-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang maju dalam Pilkada serentak 2020 di Provinsi Papua, untuk segera mengajukan surat pengunduran diri secara tertulis.

Demikian disampaikan Kepala BKD Papua, Nicolaus Wenda kepada wartawan usai menghadiri pelantikan pejabat fungsional di Gednung Negara, kemarin. Aturan pengunduran diri kata Nicolas tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan KPU RI Nomor 1 tahun 2019, yang mana bila tak dilaksanakan, maka terancam dicoret dari calon kepala maupun wakil kepala daerah atau diskualifikasi.

“Jadi saya ingatkan lagi seluruh ASN di Papua yang dalam hitungan kami ada sekitar 16 orang yang maju menjadi calon bupati dan wakil Bupati pada Pilkada serentak di 11 Kabupaten Provinsi Papua,” paparnya.

Apapun alasanya tambahnya, mau tidak mau suka tidak suka semua ASN yang menjadi calon Bupati dan wakil Bupati  wajib mengundurkan diri paling lambat 9 November 2020 mendatang. ‘’Jika lewat waktu bisa kena diskualifikasi,” tegas Nicolaus Wenda seperti dikutip dari halaman papua.co.id.

Dikatakannya, baru dua ASN yang secara tertulis sudah mengajukan surat pengunduran diri secara tertulis. Keduanya maju sebagai calon kepala daerah di Kabupaten Nabire dan Pegunungan Bintang. Oleh karenanya, mengingat waktu yang semakin dekat, ia pun akan menginstruksikan stafnya untuk berkomunikasi dengan para ASN yang maju dalam Pilkada.

Lewat komunikasi, ia berharap seluruh ASN yang maju dalam Pilkada ingin diingatkan untuk mundur supaya tak terganjal persyaratan atau terdiskualifikasi. “Saya harap jangan di tunda-tunda sebab untuk ASN yang pangkatnya dibawa 4A melalui persetujuan gubernur. Kalau ASN golongan 4B ketas ini ditandatangani BKN pusat dan ini butuh waktu untuk memproses,” tegasnya. (***)

Editor : Robin Sinambela

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *