Oh… Ini Alasan Mengapa Pendaftaran Jurnalis Peliput PON XX Ditutup 1 April 2021

ARENA PON XX95 Dilihat

 

MEPAGO.CO. JAYAPURA – Pendaftaran wartawan peliput PON XX 2021 Papua, akan ditutup lebih awal, pada 1 April 2021 mendatang.

Menurut Wakil Sekretaris Bidang Humas dan PPM PB PON Papua, Kadkis Matdoan, keputusan tersebut untuk memudahkan bidang-bidang lainnya dalam menentukan akomodasi maupun transportasi bagi pekerja pers. “Pendaftaran wartawan ini kan sudah dibuka secara online sejak 1 Juli 2020 lalu, sehingga perlu segera dilakukan verifikasi,” katanya.

Sebab kata dia, kalau menunggu Juni atau Agustus (melakukan verifikasi), pihaknya akan kewalahan mengingat padatnya persiapan yang dilakukan bidang-bidang lainnya jelang hari pelaksanaan. ‘’ Jadi kita minta kepada semua wartawan yang mau meliput PON XX tahun 2021, supaya waktu sisa ini di manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kadkis, di Jayapura Rabu 24 Maret 2021.

Kadkis mengimbau seluruh jurnalis di seluruh Indonesia yang berminat meliput agenda olahraga nasional itu, secepatnya mendaftar dalam aplikasi (https://bidanghumas.ponxx2020papua.com/public/registration) yang disediakan PB PON Papua, di sisa waktu tujuh hari kedepan.

Dengan demikian lanjutnya, kartu pengenal atau ID Card dari bidang TIK PON Papua dapat diterbitkan, sebagai akses masuk venue, transportasi, konsumsi bahkan akomodasi dari panitia penyelenggara.

“Kuota awal untuk wartawan itu kan 1.000 orang. Tapi kalau kita paskan 1.000 ternyata perhitungannya sangat tidak mungkin. Sebab dikhawatirkan akomodasinya tidak cukup. Jadi di angka 600-an lebih ini kami pikir lebih realistis. Sehingga secepatnya kami akan lakukan verfikasi untuk dilaporkan kepada pimpinan,” tambahnya.

Sementara bagi jurnalis yang belum mendaftar, lanjut dia, pihak PB PON Papua sedang mempertimbangkan untuk membuka kembali pendaftaran secara manual (tidak lewat aplikasi atau web PB PON Papua).

Hanya saja, mereka tak bakal masuk hitungan akomodasi, konsumsi bahkan transportaasi. “Sehingga untuk urusan hotel bagi jurnalis dari luar Papua itu mereka akan biayai dan urus sendiri. Yah mungkin kita bisa usahakan transportasi tapi hanya sebatas itu,” terangnya.

Terkait media asing peliput PON, tambah Kadkis, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan bidang terkait di PB PON Papua, sebab cukup banyak  prosedur yang harus dilalui. (humas)

Editor : Robin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *