Polda Papua Barat Akan Terima 1.500 Calon Bintara Khusus Orang Papua

oleh -272 views
Kepala BIdang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, SIK, MH. (FT :PAPUADALAMBERITA.COM)

Bintara Noken 2021, Polisi Laki-laki sebanyak 1.300 orang dan Polwan 200 orang

MEPAGO.CO. MANOKWARI – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat akan membuka pendaftaran calon Bintara Noken tahun ajaran (TA) 2021-202 sebanyak 1,500 orang.

Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, SIK, MH seperti dikutip dari PAPUADALAMBERITA.COM. ‘’ Polda Papua Barat membuka kesempatan bagi putra dan putri asil Papua Barat untuk berkarir di kepolisian Republik Indonesia, dengan membuka pendaftaran calon Bintara Noken Tahun Ajaran (TA) 2021-2022 sebanyak 1.500 orang,’’ ungkap  Adam.

Dikatakannya Penerimaan Bintara Polri jalur khusus bagi anak-anak asli Papua (Bintara Noken) di Tahun 2021 ini terbilang cukup banyak dari putra-putri terbaik sebanyak 1.500 Orang. Penerimaan Bintara Noken TA 2021 ini diprioritaskan bagi putra-putri asli Papua Barat.

“Bagi putra-putri asli Papua saat ini mulai menyiapkan diri, baik kemampuan umum maupun menjaga kesehatan,” pesan Adam Erwindi.

Mantan Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Wadir Krimsus) Polda Sulawesi Utara ini menyebutkan bahwa penerimaan 1. 500 Bintara Noken 2021 terdiri dari polisi Laki-laki sebanyak 1.300 orang dan untuk polisi wanita (Polwan) mendapat kuota 200 orang.

“Saat ini Bapak Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing, SIK, M.Si telah memerintahkan kepada jajaran Polres agar segera melakukan sosialisasi untuk proses seleksi, untuk jadwal penerimaan resmi masih di kordinasikan dengan Mabes Polri,’’ ujar Adam Erwindi.

Lanjutnya, program Bintara Noken ini atas dukungan Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan melalui pemerintah daerahnya. “Kami berharap agar penerimaan Bintara Noken ini didukung masyarakat dan tokoh adat di Papua Barat, sehingga Polri dapat merekrut putra dan putri terbaik asli suku Papua Barat untuk mengabdi menjadi prajurit bhayangkara di tanah kelahiranya sendiri,” jelas Erwind. (***)

Editor : Robin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *