Bupati Mote Pimpin Apel dan Aksi Bersih HPSN 2026 di Waropen

Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote bersama Wakapolres Waropen, Pabung Kodim 1709/Yawa, Kabag Ops Polres Waropen, dan perwira 86 NSP/TP Waropen saat memimpin kurve Jumpa BerLin. Tampak Bupati mengarahkan tangan menunjukkan titik lokasi pembersihan di kawasan pantai. (Ft: Tamrin/Sinambela)

WAROPEN | MEPAGO.CO – Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, menjadi pembina apel gabungan Jumat pagi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026, bertempat di Lapangan Elias Paprindey, Jumat (20/2/2026).

Apel tersebut tampak berbeda dari biasanya. Selain diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waropen, kegiatan ini juga melibatkan personel 86 NSK/TP Waropen, personel Polres Waropen, serta unsur mahasiswa.
Turut hadir dalam apel tersebut Wakil Bupati Waropen Yowel Boari, Plt. Sekda Waropen, Danyon 86 NSK/TP Waropen Letkol Inf. Alfa, Wakapolres Waropen Kompol. Dr. Jerry Koagouw beserta para perwira, Pabung Kodim 1709/Yawa, serta para pejabat di lingkup Pemkab Waropen.

Dalam sambutannya, Bupati Mote menegaskan bahwa apel gabungan tersebut merupakan kegiatan penting dan strategis dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2026 sebagai wujud nyata komitmen bersama menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.

Foto bersama Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote didampingi Wakil Bupati Yowel Boari, unsur TNI-Polri, serta jajaran ASN usai apel gabungan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Lapangan Elias Paprindey, Waropen. (Ft: Tamrin)

Menurutnya, persoalan lingkungan hidup bukan sekadar menyangkut keindahan, tetapi menjadi fondasi utama bagi kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat.

Lingkungan yang bersih mencerminkan kualitas peradaban suatu bangsa sekaligus menunjukkan tingkat kesadaran dan tanggung jawab warganya. Udara yang bersih, air yang layak, serta ruang terbuka hijau yang terawat merupakan kebutuhan dasar yang harus kita jaga bersama,” ujar Mote.

Ia menjelaskan, peringatan HPSN Tahun 2026 mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih, Aman, Sehat, dan Indah.” Tema tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan agar tidak tercemar dan mampu memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat.

Bupati yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua itu menambahkan, seiring perkembangan pembangunan dan pertumbuhan penduduk, tantangan pengelolaan lingkungan semakin kompleks. Permasalahan sampah, pencemaran air, berkurangnya ruang terbuka hijau, hingga dampak perubahan iklim menjadi isu nyata yang memerlukan perhatian serius dan penanganan terpadu.

Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote saat memimpin apel gabungan dan memberikan penghormatan pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Lapangan Elias Paprindey.
Foto Bawah: Menggunakan kendaraan roda 2
Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote memimpin langsung kegiatan kerja bakti (kurve) aksi bersih-bersih bersama unsur TNI-Polri, ASN, dan mahasiswa usai pelaksanaan apel. (Ft: Tamrin)

Karena itu, ia menekankan pentingnya komitmen, sinergi, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Waropen. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

“Tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melakukan penghijauan, menjaga kebersihan saluran air, serta membiasakan pola hidup bersih dalam keluarga merupakan langkah konkret yang berdampak besar apabila dilakukan secara konsisten,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Mote menegaskan bahwa kebersihan dan pengelolaan sampah harus menjadi prioritas utama di setiap distrik dan kampung.

Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan moral dan sosial untuk menanamkan budaya gotong royong serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti bersama yang melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, ASN, mahasiswa, dan masyarakat untuk membersihkan perkantoran, fasilitas umum, jalan, serta kawasan permukiman.

Melalui momentum tersebut, Bupati Mote mengajak seluruh masyarakat Waropen, baik yang hadir maupun tidak, untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari serta menanamkan nilai cinta lingkungan kepada generasi muda.

Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita mampu mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Waropen yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

 

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *